Kompas.com - 08/10/2021, 08:59 WIB

KOMPAS.com - Perusahaan farmasi Pfizer sedang mengajukan izin penggunaan darurat pada otoritas Amerika Serikat untuk vaksin anak usia 5-11 tahun.

Sejumlah data telah diserahkan kepada Food and Drug Administration (FDA) yang merupakan otoritas pengawas obat dan makanan yang beredar di AS.

Jika disetujui maka Pfizer akan menjadi vaksin pertama yang diberikan kepada anak-anak. Sejauh ini, vaksin Covid-19 hanya diberikan untuk seseorang yang berusia di atas 12 tahun.

Belum ada yang dapat memastikan keamanannya sehingga populasi anak di bawah usia 11 tahun masih belum terjamah vaksin Covid-19.

Pfizer sendiri telah merilis rincian hasil ujic oba vaksinnya terhadap anak usia 5-11 tahun beberapa waktu lalu. Perusahaan itu mengklaim produknya aman dan menghasilkan respon antibodi yang kuat pada objeknya.

Dosis yang diberikan juga jauh lebih rendah, hanya sepertiga dari yang dipakai pada remaja.

Baca juga: Pfizer Klaim Vaksinnya Aman untuk Anak Usia 5-11 Tahun

Sementara itu, pejabat FDA mengatakan, izin penggunaan darurat bisa diperoleh Pfizer dalam waktu beberapa minggu saja setelah data diserahkan.

Hanya saja, durasi tersebut akan bergantung pada waktu dan kualitas data yang diberikan. Ororitas negara tersebut berusaha memastikan jika vaksin itu benar-benar aman diberikan bagi anak-anak.

Untuk mengantisipasi permintaan tersebut, FDA juga telah menjadwalkan pertemuan dengan Komite Penasihat Vaksin dan Produk Biologi Terkait untuk membahas vaksin pada anak-anak usia 5-11 tahun pada 26 Oktober mendatang.

Jika FDA menyetujuinya maka sejumlah panel penasihat vaksin akan bertemu untuk mempertimbangkan apakah akan merekomendasikan penggunaannya.

"Kami tahu dari pengalaman luas kami dengan vaksin pediatrik lain bahwa anak-anak bukanlah orang dewasa kecil. Kami akan melakukan evaluasi komprehensif terhadap data uji klinis yang diajukan untuk mendukung keamanan dan efektivitas vaksin yang digunakan pada populasi anak-anak yang lebih muda," ujar Dr. Janet Woodcock, pejabat komisarits FDA. 

Ia juga menambahkan, mungkin membutuhkan dosis atau formulasi yang berbeda dari yang digunakan pada populasi anak-anak yang lebih tua atau orang dewasa.

Baca juga: Mengapa Vaksin untuk Anak Butuh Riset Lebih Lama dari Orang Dewasa

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.