Kompas.com - 09/10/2021, 08:01 WIB
|
Editor Wisnubrata

Hal ini dapat dilihat sebagai tema yang mendasari mayoritas motivasi perselingkuhan.

"Ketidakpuasan adalah awal mulanya," ujar Skurtu.

"Orang-orang yang berselingkuh mengatakan bahwa mereka berada dalam kondisi yang buruk," lanjut dia.

Ketika kesempatan untuk berselingkuh muncul, alih-alih menghentikannya, banyak yang justru melintasi batas.

Kebanyakan orang menjadikan kondisi yang menurutnya buruk sebagai alasan untuk membenarkan perilaku mereka ketika berselingkuh.

Tidak menemukan kepuasan dalam hubungan saat ini dapat memicu seseorang, baik laki-laki maupun perempuan, untuk mencari kepuasan itu di tempat lain.

Beberapa orang bahkan menggunakan perselingkuhan (baik disadari atau tidak) sebagai cara untuk mengakhiri hubungan dengan pasangan.

Baca juga: Mengapa Selingkuh untuk Balas Dendam adalah Ide yang Buruk?

2. Harga diri yang rendah

Ketika perempuan memiliki harga diri (self-esteem) yang rendah, hal itu dapat mendorong mereka untuk mencari perhatian dari orang lain.

"Ketika ada orang yang menganggap kita menarik dan mulai menunjukkan perhatian yang terasa sangat menyenangkan, kita cenderung terhanyut," kata Skurtu.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Brides
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.