Kompas.com - 14/10/2021, 05:33 WIB
Ilustrasi mimisan shutterstockIlustrasi mimisan
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Hidung berdarah atau mimisan dapat membuat kita panik, apalagi jika itu dialami oleh anak-anak.

Faktanya, kondisi ini bersifat umum dan tidak berbahaya, serta akan berhenti dengan sendirinya. Tetapi jika tidak ditangani dengan tepat, mimisan bisa menjadi masalah medis.

Ahli bedah telinga, hidung dan tenggorokan Mohamad Chaaban, MD memaparkan bagaimana cara mencegah dan mengatasi mimisan, serta hal-hal yang sebaiknya tidak kita lakukan.

1. Tindakan yang tak boleh dilakukan ketika mimisan

Beberapa tindakan yang harus dihindari ketika mimisan terjadi adalah:

Memiringkan kepala ke belakang

Kita sering mendengar nasihat untuk memiringkan kepala ke belakang, tetapi Chaaban tidak menyarankan hal tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jangan memiringkan kepala karena kemudian darah mengalir ke tenggorokan, yang dapat menyebabkan tersedak," catat Chaaban.

"Juga, darah kemudian berakhir di perut, yang memicu ketidaknyamanan."

Menyumbat hidung

Berniat memasukkan tisu atau kapas ke lubang hidung untuk memperlambat pendarahan? Pikirkan ulang niat kita.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.