Kompas.com - 14/10/2021, 16:54 WIB
Menjadi reseller adalah salah satu cara berbisnis yang banyak digemari, termasuk di masa pandemi Covid-19. SHUTTERSTOCK/WILLIAM POTTERMenjadi reseller adalah salah satu cara berbisnis yang banyak digemari, termasuk di masa pandemi Covid-19.

KOMPAS.com - Menjadi reseller adalah salah satu cara berbisnis yang banyak digemari, termasuk di masa pandemi Covid-19.

Founder distributor fesyen online 101Red.com, Christina Lie mengatakan, menjadi reseller memiliki beberapa keuntungan, termasuk tak perlu pusing dengan proses yang panjang seperti pabrik produksi dan inovasi produk.

"Jika pelaku UMKM tidak ingin dipusingkan oleh proses panjang seperti mencari pabrik produksi, sewa tempat operasional, serta biaya riset dan inovasi produk, maka menjadi reseller adalah sebuah keputusan yang tepat."

Demikian diungkapkan Christina, seperti dikutip Kompas.com dari kererangan tertulis yang dibagikan Ninja Xpress.

Kesalahan reseller pemula

Meski cenderung tak dipusingkan dengan berbagai proses produksi, tak sedikit reseller yang membuka bisnis tanpa perencanaan dan hanya sekadar ikut-ikutan, sehingga bisnisnya kurang berjalan dengan baik.FREEPIK/TIRACHARDZ Meski cenderung tak dipusingkan dengan berbagai proses produksi, tak sedikit reseller yang membuka bisnis tanpa perencanaan dan hanya sekadar ikut-ikutan, sehingga bisnisnya kurang berjalan dengan baik.
Meski cenderung tak dipusingkan dengan berbagai proses produksi, tak sedikit reseller yang membuka bisnis tanpa perencanaan dan hanya sekadar ikut-ikutan, sehingga bisnisnya kurang berjalan dengan baik.

Padahal, memikirkan strategi bisnis yang tepat juga penting bagi para reseller. Industri e-commerce yang semakin bertumbuh adalah momen yang perlu dimanfaatkan.

Christina membagikan sejumlah tips sukses jadi reseller yang dapat dipraktikkan oleh para pemula, termasuk menyebutkan beberapa kesalahan yang kerap dilakukan para reseller pemula sehingga bisnisnya kurang menguntungkan:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Tampilan toko di marketplace kurang menarik

Salah satu kesalahan yang banyak dilakukan oleh para reseller adalah membiarkan tampilan toko di marketplace seadanya saja.

Padahal, menurut Christina, tampilan toko di marketplace dan di media sosial harusnya sama-sama bagus sehingga akan menarik minat pembeli.

Membuat tampilan marketplace yang menarik sesuai target pembeli dapat meningkatkan kesempatan produk dapat terjual lebih banyak.

Baca juga: 6 Cara Menjadi Reseller Online yang Perlu Anda Ketahui

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.