Kompas.com - 14/10/2021, 21:20 WIB
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Adelia Wilhelmina, istri Pasha Ungu mengaku "galau" terkait kebijakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas yang diterapkan pemerintah.

Ia khawatir melepas kedua anaknya, Dewa dan Sakha untuk kembali pergi bersekolah.

"Agak khawatir juga sebenarnya, kita takut ada kluster baru," ungkap Adelia dalam Media Gathering yang diadakan virtual pada Kamis (14/10/2021).

"Tetapi bagi Adel, kita ngerasain anak butuh sekolah tatap muka. Kalau anak belajar daring, kadang di akhir-akhir suka tidak fokus."

Saat ini, Dewa dan Sakha sudah menjalani masa percobaan untuk Pembelajaran Tatap Muka, aku Adelia.

"Kebetulan sekolah anakku selalu tanya sama para orangtua gimana kalau anak ikut PTM. Ada yang setuju dan ada yang enggak."

"Adel setuju selama prokes berjalan dan komunikasi antara orangtua dan pihak sekolah lancar," tutur dia.

Menurut Adelia, kedua anaknya sudah jenuh harus belajar di rumah.

"Mereka pengen banget ketemu temannya, suka tanya 'kapan nih bisa ketemu temen, bu guru'," lanjutnya.

"Anak sudah sekolah daring enam jam depan komputer, dapat tugas banyak. Kadang pas aku lihat anak lagi sekolah daring, tahu-tahu kamera dimatiin, dianya main game."

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.