Kompas.com - 14/10/2021, 21:20 WIB
 Istri Pasha Ungu, Adelia Wilhelmina, di Gedung Trans, Jalan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (13/6/2016). KOMPAS.com/TRI SUSANTO SETIAWAN Istri Pasha Ungu, Adelia Wilhelmina, di Gedung Trans, Jalan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (13/6/2016).
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Adelia Wilhelmina, istri Pasha Ungu mengaku "galau" terkait kebijakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas yang diterapkan pemerintah.

Ia khawatir melepas kedua anaknya, Dewa dan Sakha untuk kembali pergi bersekolah.

"Agak khawatir juga sebenarnya, kita takut ada kluster baru," ungkap Adelia dalam Media Gathering yang diadakan virtual pada Kamis (14/10/2021).

"Tetapi bagi Adel, kita ngerasain anak butuh sekolah tatap muka. Kalau anak belajar daring, kadang di akhir-akhir suka tidak fokus."

Saat ini, Dewa dan Sakha sudah menjalani masa percobaan untuk Pembelajaran Tatap Muka, aku Adelia.

"Kebetulan sekolah anakku selalu tanya sama para orangtua gimana kalau anak ikut PTM. Ada yang setuju dan ada yang enggak."

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Adel setuju selama prokes berjalan dan komunikasi antara orangtua dan pihak sekolah lancar," tutur dia.

Menurut Adelia, kedua anaknya sudah jenuh harus belajar di rumah.

"Mereka pengen banget ketemu temannya, suka tanya 'kapan nih bisa ketemu temen, bu guru'," lanjutnya.

"Anak sudah sekolah daring enam jam depan komputer, dapat tugas banyak. Kadang pas aku lihat anak lagi sekolah daring, tahu-tahu kamera dimatiin, dianya main game."

Adelia menilai, kebijakan pemerintah soal Pembelajaran Tatap Muka dapat melatih fokus anak dan membuat anak menjadi lebih mandiri.

"Mungkin itu bisa membangun karakter anak, bisa menyelesaikan masalah sendiri," terang wanita itu.

"Soalnya pas sekolah daring, anak suka minta mamanya aja yang kerjain tugas. Kalau di sekolah mereka kan harus berusaha menyelesaikan tugas itu sendiri."

Ia berbagi tips dalam mempersiapkan anak untuk kembali bersekolah.

"Kita bawain masker yang lebih banyak, takutnya masker itu udah sering dipegang-pegang dia."

"Hand sanitizer juga kita siapkan, tetapi saya ingatkan untuk lebih sering cuci tangan pakai sabun."

"Sebelum berangkat ke sekolah, anak sudah harus makan dulu karena guru-guru di sekolah anakku mengingatkan untuk tidak membawa makanan ke sekolah," ucap dia.

Baca juga: Kiat Anak Jaga Imunitas Anak Selama Sekolah Tatap Muka

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.