Kompas.com - 15/10/2021, 21:10 WIB

KOMPAS.com - Perut kembung adalah kondisi tidak nyaman yang membuat perut kita terasa penuh. Perut kembung bisa terjadi setelah kita mengonsumsi makanan tertentu, tapi bisa juga terjadi karena alasan yang tidak bisa dijelaskan.

Penyebab perut kembung

Perut kembung dapat mengganggu aktivitas harian kita karena menimbulkan ketidaknyamanan. SHUTTERSTOCK Perut kembung dapat mengganggu aktivitas harian kita karena menimbulkan ketidaknyamanan.
Perut kembung terjadi ketika saluran gastrointestinal (GI) dipenuhi udara atau gas. Kebanyakan orang menggambarkan perut kembung kembung sebagai kondisi ketika perut terasa penuh, kencang, atau bengkak.

Menurut Healthline, perut kembung sering disertai dengan gejala seperti nyeri, gas yang berlebihan, sering bersendawa atau perut berbunyi.

Perut kembung dapat mengganggu aktivitas harian kita karena menimbulkan ketidaknyamanan. Perut kembung umum dialami anak-anak dan dewasa.

Menurut MedicineNet, ada beberapa penyebab perut kembung yang umum terjadi, antara lain:

  • Sembelit: jarang buang air besar meninggalkan tinja di usus besar. Bakteri di usus akan terus memecahnya, yang kemudian menghasilkan gas.
  • Makan berlebihan: memasukkan terlalu banyak makanan ke dalam perut akan membuat perut meregang dan kita merasa penuh.
  • Makan makanan yang menyebabkan gas: beberapa makanan dapat menyebabkan perut kembung, termasuk kacang-kacangan, beberapa sayuran seperti kubis atau asparagus, dan pemanis buatan. Makanan tersebut sulit dicerna dan menyebabkan gas.
  • Menelan udara: makan dan minum terlalu cepat, minum minuman berkarbonasi, atau berbicara sambil makan dapat mendorong udara masuk ke perut dan menjadi penyebab perut kembung.

Dalam beberapa kasus, perut kembung merupakan gejala dari kondisi kesehatan serius yang harus dikonsultasikan dengan dokter.

Beberapa kemungkinan penyakit yang dapat menjadi penyebab perut kembung antara lain sindrom iritasi usus atau radang usus, gastroparesis, penyakit Celiac atau intoleransi makanan lainnya, serta kanker usus besar, ovarium, perut, dan pankreas.

Baca juga: Perut Kembung? Bisa Jadi Ini 5 Penyebabnya!

Cara mengatasi perut kembung

Menurut Medical News Today, beberapa cara mengatasi perut kembung yang dapat dicoba, antara lain:

1. Jalan kaki

Aktivitas fisik dapat membuat usus bergerak lebih teratur sehingga dapat membantu melepaskan kelebihan gas dan tinja, serta menjadi salah satu cara mengatasi perut kembung.SHUTTERSTOCK Aktivitas fisik dapat membuat usus bergerak lebih teratur sehingga dapat membantu melepaskan kelebihan gas dan tinja, serta menjadi salah satu cara mengatasi perut kembung.
Aktivitas fisik dapat membuat usus bergerak lebih teratur sehingga dapat membantu melepaskan kelebihan gas dan tinja, serta menjadi salah satu cara mengatasi perut kembung.

Baca juga: 6 Manfaat Jalan Kaki untuk Menurunkan Berat Badan

2. Pose yoga

Beberapa pose yoga memosisikan otot-otot di perut pada posisi mendorong pelepasan gas berlebih dari saluran pencernaan dan menjadi cara mengatasi perut kembung.Shutterstock/fizkes Beberapa pose yoga memosisikan otot-otot di perut pada posisi mendorong pelepasan gas berlebih dari saluran pencernaan dan menjadi cara mengatasi perut kembung.
Beberapa pose yoga memosisikan otot-otot di perut pada posisi mendorong pelepasan gas berlebih dari saluran pencernaan dan menjadi cara mengatasi perut kembung.

Beberapa pose yoga tersebut seperti child's pose, happy baby pose, dan squat.

Baca juga: 4 Gerakan Yoga untuk Pemula yang Memperkuat Otot Dasar Panggul

3. Pijat perut

Memijat perut dapat membantu melancarkan buang air besar dan menjadi salah satu cara mengatasi perut kembung.FREEPIK/JAVI_INDY Memijat perut dapat membantu melancarkan buang air besar dan menjadi salah satu cara mengatasi perut kembung.
Memijat perut dapat membantu melancarkan buang air besar dan menjadi salah satu cara mengatasi perut kembung.

Untuk mempraktikannya, ikuti langkah berikut:

  • Tempatkan tangan tepat di atas tulang pinggul kanan.
  • Gosok area tersebut dengan gerakan melingkar dengan tekanan ringan ke arah sisi kanan tulang rusuk.
  • Gosokkan lurus melintasi area perut bagian atas ke arah tulang rusuk kiri.
  • Gerakkan tangan perlahan ke bawah menuju tulang pinggul kiri. Ulangi semua tahapan sesuai kebutuhan.

Hentikan pijatan jika terasa sakit.

Baca juga: 5 Mitos tentang Pijat dan Faktanya

4. Mandi air hangat dan rileks

Mandi air hangat bisa menjadi salah satu cara mengatasi perut kembung.SHUTTERSTOCK/ALEXANDERON Mandi air hangat bisa menjadi salah satu cara mengatasi perut kembung.
Mandi air hangat bisa menjadi salah satu cara mengatasi perut kembung.

Uap hangat bisa membantu meredakan nyeri ketika mengalami perut kembung.

Relaksasi bisa membantu mengurangi tingkat stres, yang memungkinkan saluran pencernaan berfungsi lebih efektif dan membantu mengurangi kembung.

Baca juga: Manfaat Mandi Air Hangat di Tengah Masa Pandemi

5. Menghindari makanan penghasil gas

Salah satu cara mengatasi perut kembung adalah menghindari makanan yang menyebabkan gas, seperti sayuran kelompok kubis, kacang kering, dan lentil.PIXABAY/ Matthias Böckel Salah satu cara mengatasi perut kembung adalah menghindari makanan yang menyebabkan gas, seperti sayuran kelompok kubis, kacang kering, dan lentil.
Salah satu cara mengatasi perut kembung adalah menghindari makanan yang menyebabkan gas, seperti sayuran kelompok kubis, kacang kering, dan lentil.

Baca juga: 12 Makanan yang Mengandung Gas Tinggi

6. Mengganti soda dengan air putih

Mengganti soda dengan air putih juga merupakan cara mengatasi perut kembung untuk jangka panjang.SHUTTERSTOCK Mengganti soda dengan air putih juga merupakan cara mengatasi perut kembung untuk jangka panjang.
Mengganti soda dengan air putih juga merupakan cara mengatasi perut kembung untuk jangka panjang.

Minuman bersoda dan berkarbonasi mengandung gas yang dapat menumpuk di perut. Karbon dioksida yang membuat soda dan minuman sejenis juga dapat menyebabkan perut kembung dan menggelegak.

Tak hanya itu, gula atau pemanis buatan dalam makanan juga bisa menyebabkan gas dan kembung.

Minum air putih dapat membantu mengatasi ini sekaligus membantu mengatasi masalah sembelit.

Baca juga: 7 Alasan Mengapa Perlu Menghindari Soda

7. Hindari mengunyah permen karet

Gula alkohol dalam permen karet bisa menjadi penyebab kembung pada beberapa orang. Jadi, hindari kebiasaan ini sebagai cara mengatasi perut kembung.Unsplash/Charles Wright Gula alkohol dalam permen karet bisa menjadi penyebab kembung pada beberapa orang. Jadi, hindari kebiasaan ini sebagai cara mengatasi perut kembung.
Gula alkohol dalam permen karet bisa menjadi penyebab kembung pada beberapa orang.

Menelan udara saat mengunyahnya juga dapat menyebabkan kembung dan nyeri gas.

Jadi, hindari kebiasaan ini sebagai cara mengatasi perut kembung.

Sebagai gantinya, kita bisa mengonsumsi jahe mint atau peppermint untuk menyegarkan napas.

Baca juga: Melawan Asam Lambung dengan Permen Karet

8. Kurangi konsumsi garam

mengurangi konsumsi garam dapat menjadi salah satu cara mengatasi perut kembung.PEXELS/TARA WINSTEAD mengurangi konsumsi garam dapat menjadi salah satu cara mengatasi perut kembung.
Kelebihan natrium dapat menyebabkan tubuh menahan air. Hal ini dapat menyebabkan perasaan bengkak dan kembung di perut dan area tubuh lainnya, seperti tangan dan kaki.

Untuk itu, mengurangi konsumsi garam dapat menjadi salah satu cara mengatasi perut kembung.

Baca juga: 7 Tanda Tubuh Kebanyakan Makan Garam, Termasuk Gampang Haus

9. Memperbanyak konsumsi serat

 

Makan lebih banyak serat membantu mencegah sembelit dan menjadi salah satu cara mengatasi perut kembung.

Namun, makan terlalu banyak serat atau terlalu cepat bisa menyebabkan lebih banyak gas dan kembung.

Jadi, tingkatkan asupan serat secara perlahan dalam waktu beberapa minggu agar tubuh dapat menyesuaikan diri.

Baca juga: 16 Makanan Tinggi Serat yang Menyehatkan Tubuh

10. Minum obat

Minum obat juga bisa menjadi salah satu cara mengatasi perut kembung yang bisa dicoba.SHUTTERSTOCK Minum obat juga bisa menjadi salah satu cara mengatasi perut kembung yang bisa dicoba.
Ada sejumlah obat di pasaran yang ditujukan untuk meredakan ketidaknyamanan akibat perut kembung.

Beberapa obat yang bermanfaat meliputi Bismut subsalisilat (ditemukan dalam Pepto-Bismol), Arang aktif, dan Simethicone (Ditemukan di GasX).

Aditif makanan yang dijual bebas seperti Beano atau Lactaid dapat membuat makanan pemicu perut kembung lebih mudah dicerna, sehingga menjadi salah satu cara mengatasi perut kembung dan mencegahnya.

Baca juga: 7 Manfaat Kapulaga, Bisa Cegah Anemia dan Atasi Perut Kembung

Kapan harus ke dokter?

Berkonsultasilah dengan dokter jika masalah perut kembung sudah mengganggu aktivitas harian atau disertai gejala serius lain dan sejumlah cara mengatasi perut kembung tidak cukup membantu.SHUTTERSTOCK Berkonsultasilah dengan dokter jika masalah perut kembung sudah mengganggu aktivitas harian atau disertai gejala serius lain dan sejumlah cara mengatasi perut kembung tidak cukup membantu.
Berkonsultasilah dengan dokter jika masalah perut kembung sudah mengganggu aktivitas harian atau disertai gejala serius lain, seperti:

  • Sakit perut yang parah atau berkepanjangan
  • Darah dalam tinja atau tinja berwarna gelap
  • Demam tinggi
  • Diare
  • Mulas yang semakin parah
  • Muntah
  • Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan

Jika tidak yakin dengan penyebab kembung yang dialami, kita juga bisa berkonsultasi dengan dokter.

Pada kasus tersebut, dokter mungkin akan menyarankan perubahan pola makan dengan menghindari makanan penyebab perut kembung, seperti produk susu, jenis gandum utuh tertentu, serta pemanis tertentu.

Baca juga: 7 Cara Mengatasi Perut Kembung dan Bergas Selama Kehamilan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.