Kompas.com - 17/10/2021, 10:25 WIB
|
Editor Wisnubrata

Obat ini tersedia bebas dan disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) untuk mencegah bau busuk dengan menghentikan bakteri di usus besar agar tidak memengaruhi sisa makanan di saluran pencernaan.

Satu penelitian menyimpulkan, bismut subgallate dapat membantu melawan sejumlah bakteri seperti E. coli, salmonella, shigella, dan kolera.

Namun, obat ini memiliki efek samping, yakni mengubah warna tinja menjadi lebih gelap karena obat beraksi dengan kandungan belerang yang terdapat dalam saliva di saluran pencernaan kita.

Selama tidak melebihi dosis yang dianjurkan (maksimal delapan tablet), obat ini disebut relatif aman dikonsumsi.

Akan tetapi kita perlu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi bismut subgallate ini.

Baca juga: 6 Tipe Kentut dan Arti Kesehatan di Baliknya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.