Kompas.com - 20/10/2021, 07:30 WIB
Ilustrasi mata lelah MangoStar_StudioIlustrasi mata lelah

Mata merah, terutama yang disebabkan oleh bakteri (bacterial pink eye) akan disertai keluarnya cairan yang berkerak. Sebaiknya bersihkan cairan ini secara hati-hati.

Kompres akan membantu melunakkan cairan, kata Hussam E. Banna, MD, dokter mata di University of North Carolina School of Medicine di Chapel Hill.

Dia merekomendasikan untuk mengusap cairan di sudut mata dengan tisu bersih dan menghindari menyentuh permukaan mata secara langsung.

Perlu diingat, pastikan langsung membuang tisu atau tidak memakai ulang kain yang sudah menyentuh bagian mata yang terinfeksi.

Terkadang, konjungtivitis juga bisa disebabkan oleh paparan bahan kimia atau iritasi seperti sampo atau bulu mata. Jika mata mengalami iritasi, segera bilas mata dengan air dingin atau hangat.

Baca juga: Waspadai, Efek Screen Time Berlebihan bagi Mata Anak

3. Gunakan tetes mata

Tetes mata yang dijual bebas dapat membantu meredakan ketidaknyamanan akibat mata merah.

"Air mata buatan akan membersihkan virus dan racun yang dihasilkan virus," kata Sonal Tuli, MD, juru bicara klinis American Academy of Ophthalmology.

Sementara itu Banna menyarankan untuk memilih air mata buatan (artificial tears) daripada produk tetes mata.

"Obat tetes mata akan menyebabkan gejala mata merah kembali muncul ketika obat tetes mata dihentikan," tutur Banna.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.