Kompas.com - 21/10/2021, 21:12 WIB
Sexual Pain Disorder atau nyeri saat berhubungan seksual juga merupakan jenis disfungsi seksual pada wanita. UNSPLASH/NICK KARVOUNISSexual Pain Disorder atau nyeri saat berhubungan seksual juga merupakan jenis disfungsi seksual pada wanita.

Sementara gangguan fase orgasme sekunder biasanya disebabkan oleh kondisi seperti gangguan hormon, trauma, atau adanya riwayat pembedahan.

Baca juga: 7 Masalah yang Bikin Perempuan Sulit Orgasme Saat Bercinta

4. Nyeri saat berhubungan seksual

Sexual Pain Disorder atau nyeri saat berhubungan seksual juga merupakan jenis disfungsi seksual wanita.

Biasanya, kondisi ini disebabkan karena kondisi patologis, seperti infeksi daerah kemaluan atau masalah spasme dari sepertiga otot vagina yang menghambat penetrasi.

Baca juga: Jangan Sepelekan, Vagina Lecet Usai Bercinta Mungkin karena 9 Hal Ini

Mengatasi disfungsi seksual pada wanita

Disfungsi seksual, termasuk pada wanita, adalah masalah multifaktor sehingga umumnya diperlukan pendekatan multidisiplin.PEXELS/RON LACH Disfungsi seksual, termasuk pada wanita, adalah masalah multifaktor sehingga umumnya diperlukan pendekatan multidisiplin.
Disfungsi seksual wanita adalah masalah multifaktor sehingga umumnya diperlukan pendekatan multidisiplin.

"Pasien mungkin memerlukan penanganan diari spesialis urologi, obgyn, rehabilitasi medik, hingga psikiatri utk membantu mengatasi disfungsi seksual," tutur Fina.

Mengatasi kondisi yang mendasari sering kali bisa memberikan hasil baik pada wanita yang mengalami disfungsi seksual.

Misalnya, salah satu penelitian menunjukkan, wanita dengan pasangan yang memiliki gangguan seksual, seperti ejakulasi dini atau disfungsi ereksi, cenderung mengalami disfungsi seksual juga akibat masalah dari pasangannya.

"Saat masalah seperti ejakulasi dini dan disfungsi ereksi itu diperbaiki, masalah pada perempuannya bisa diatasi. Jadi butuh kerja sama," ucapnya.

Beberapa perawatan yang mungkin dianjurkan untuk pasien disfungsi seksual wanita, antara lain:

  • Terapi hormon: pemberian hormon esteogen atau campuran estrogen dan testosteron untuk mengurangi nyeri serta membantu mengatasi masalah gairah dan rangsangan rendah.
  • Konseling: pasien menjelani beberapa opsi perawatan seperti terapi seks, yoga, perubahan gaya hidup, serta konseling dengan psikolog atau psikiater.
  • Fisioterapi dengan pelvic floor training: Ini dilakukan untuk memperkuat otot dasar panggul sehingga dapat mengurangi nyeri seksual.
  • Konsumsi obat: Ini bisa dilakukab untuk mengelola penyakit penyerta yang dimiliki pasien disfungsi seksual. Buproprion, misalnya, diberikan untuk masalah gairah rendah dan disfungsi orgasme, sementara PDE 5-inhibitor untuk rangsangan dan gairah rendah.

Baca juga: 9 Hal Penting yang Perlu Diketahui Sebelum Hubungan Intim Pertama Kali

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.