Kompas.com - 23/10/2021, 17:54 WIB
Menurut sebuah penelitian, seseorang umumnya menghabiskan 50 persen waktu hidupnya pada kondisi kehilangan fokus. SHUTTERSTOCKMenurut sebuah penelitian, seseorang umumnya menghabiskan 50 persen waktu hidupnya pada kondisi kehilangan fokus.

KOMPAS.com - Sebagian besar orang pasti pernah mengulang apa yang sedang dibaca berkali-kali atau sering lupa membawa barang yang dibutuhkan saat bepergian ke luar rumah.

Hal-hal yang disebutkan di atas adalah salah satu tanda bahwa kita kehilangan fokus atau perhatian.

Menurut sebuah penelitian, seseorang umumnya menghabiskan 50 persen waktu hidupnya pada kondisi kehilangan fokus.

Jika terjadi di hari kerja, kondisi itu tidak hanya dapat mengganggu kita, tetapi juga menjadi konsekuensi bagi kesuksesan dan produktivitas.

Jadi, bagaimana kita bisa mendapatkan kembali fokus saat bekerja, baik dari rumah maupun kantor?

Dalam buku barunya Peak Mind, seorang ahli saraf terkemuka, Amishi Jha membahas mengenai hal ini.

Jha menjelaskan, kehilangan fokus bukan karena otak kita tidak mampu berfungsi dengan baik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jika fokus kita beralih ke email dan kemudian mengkhawatirkan apa yang kita pikirkan, sistem perhatian otak memang dirancang seperti itu," kata Jha.

Fokus kita biasanya tertuju pada informasi baru yang menonjol. Sehingga, ketika kita sedang bekerja dan respons otak dipicu oleh dengungan telepon, kita harus mengeluarkan energi mental untuk mengarahkan fokus kita kembali ke tempat yang kita butuhkan.

"Memandu perhatian kembali ke tempat yang kita butuhkan itu tidak mudah dan melelahkan."

Halaman:


Sumber Inc.
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.