Kompas.com - 25/10/2021, 09:02 WIB

4. Pemanasan meningkatkan suhu otot

Selain meningkatkan suhu darah, manfaat pemanasan sebelum olahraga juga termasuk meningkatkan suhu otot.

Otot yang hangat akan berkontraksi lebih kuat dan rileks lebih cepat. Kondisi ini akan mengurangi risiko peregangan otot yang berlebihan dan menyebabkan cedera.

Suhu tubuh secara keseluruhan juga naik sehingga meningkatkan elastisitas otot. Hal ini dapat meningkatkan kecepatan dan kekuatan saat beraktivitas fisik.

Baca juga: 3 Latihan Olahraga untuk Kesehatan Tulang, Sendi, dan Otot

5. Peningkatan Range of Motion (ROM) saat pemanasan

Manfaat pemanasan sebelum olahraga juga termasuk meningkatkan Range of Motion (ROM).PEXELS/MONSTERA Manfaat pemanasan sebelum olahraga juga termasuk meningkatkan Range of Motion (ROM).
Manfaat pemanasan sebelum olahraga juga termasuk meningkatkan Range of Motion (ROM).

WebMD menjelaskan, ROM mengacu seberapa jauh kita dapat menggerakkan atau meregangkan bagian tubuh, seperti sendi atau otot. ROM akan berbeda pada setiap orang.

Misalnya, beberapa orang dapat melakukan split total, tetapi yang lain tidak. Hal ini karena persendian sebagian orang tidak kendur dan otot mereka tidak bisa memanjang terlalu jauh. Kita dapat meningkatkan kesehatan fisik dan menghindari cedera jika mengetahui ROM kita.

Peningkatan ROM memungkinkan sendi-sendi besar, seperti bahu dan lutut untuk mencapai potensi gerakan maksimal.

Baca juga: Cara Mudah Latih Otot dan Kekuatan Saat di Rumah Saja

6. Pemanasan membantu mencegah cedera

Salah satu manfaat pemanasan sebelum olahraga termasuk mencegah cedera.PEXELS/KETUT SUBIYANTO Salah satu manfaat pemanasan sebelum olahraga termasuk mencegah cedera.
Salah satu manfaat pemanasan sebelum olahraga termasuk mencegah cedera. Meskipun, cedera spesifik saat olahraga sering kali sulit ditentukan.

Itulah mengapa, para peneliti kerap menemukan kesulitan menemukan keterkaitan cedera olahraga dan kurangnya pemanasan yang baik.

Sebuah studi menemukan bahwa rutinitas pemanasan dapat mengurangi risiko cedera otot, jenis cedera paling umum di klinik olahraga dan jumlahnya mencapai sekitar 30 persen.

Baca juga: Wajib Tahu, Cara Atasi Cedera dan Kram Saat Bersepeda

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.