Kompas.com - 27/10/2021, 10:59 WIB

KOMPAS.comHarga diri yang tinggi adalah cara berpikir yang memungkinkan kita untuk menghargai, memercayai, dan menghormati diri kita.

Bukan berarti kita berpandangan diri kita sempurna, melainkan rata-rata orang dengan harga diri tinggi akan menyadari beberapa kekurangan yang dimiliki.

Hal ini memungkinkan kita untuk menerima pasang surut dalam hidup karena kita menghargai dan menghormati diri kita.

Dengan memiliki harga diri yang tinggi, kita akan memahami segala sesuatu tidak selalu tentang kita, tidak merasa sakit hati, dan tidak terlalu reaktif.

Baca juga: Memiliki Harga Diri yang Tinggi Penting, Kenapa?

Harga diri tinggi vs kesombongan

Harga diri yang terlalu tinggi tidaklah baik, sama seperti harga diri yang rendah. Namun, bedakan antara harga diri tinggi yang sehat dan kesombongan.

Harga diri tinggi bukanlah menjadi egois, menganggap diri kita sempurna, atau lebih baik dari orang lain.

Sementara itu, arogansi adalah ketika harga diri seseorang menyimpang dari kenyataan dan mendominasi hidup mereka. Namun, jenis konsep diri narsistik ini tidak selalu merupakan perkembangan dari harga diri yang positif.

Penelitian menunjukkan, keyakinan diri yang tinggi seringkali adalah upaya kita untuk menutupi citra diri yang buruk, perasaan malu, dan kemarahan.

Orang dengan gangguan kepribadian narsistik juga lebih rentan terhadap masalah kesehatan mental, seperti depresi dan kecemasan, perasaan tidak berdaya, dan memiliki hubungan pribadi yang tidak stabil.

Baca juga: 5 Tanda Self-esteem yang Tinggi pada Anak

Pentingnya harga diri tinggi

American Psychological Association menyatakan, harga diri yang tinggi adalah kunci kesehatan mental dan kesejahteraan yang positif. Harga diri yang tinggi dapat membantu kita mengembangkan keterampilan mengatas kesulitan, dan menempatkan hal negatif ke dalam sudut pandang berbeda.

Jika kita memiliki harga diri yang lebih tinggi, kita juga cenderung tidak menyalahkan, meragukan diri sendiri, putus asa, atau berfokus pada bagian yang tidak kita sukai.

Kita pun lebih mampu mengatasi stres, kecemasan, dan tekanan, baik dari sekolah, pekerjaan, rumah, maupun teman sebaya.

Bukannya merasa putus asa karena kegagalan, seseorang dengan harga diri tinggi akan mencari apa yang dapat diubah atau ditingkatkan.

Sebaliknya, seseorang dengan harga diri rendah lebih mungkin untuk memiliki perasaan negatif tentang dirinya.

Baca juga: Anak yang Dibebaskan Bermain di Luar Tumbuh Lebih Percaya Diri

Penyebab rendahnya harga diri

Ada berbagai faktor yang memengaruhi tinggi rendahnya harga diri seseorang.
Faktor yang memengaruhi harga diri termasuk apakah kebutuhan, pikiran, perasaan, kontribusi, dan ide-ide kita dihargai atau tidak.

Faktor lain seperti berpikir positif, riwayat keluarga, pandangan pribadi, teman-teman kita, serta panutan atau sosok yang kita puja juga memengaruhi harga diri kita.

Mengalami peristiwa hidup yang menantang atau trauma seperti perceraian, kekerasan, rasisme, pengabaian, kemiskinan, bencana alam, ditindas, atau diperlakukan buruk juga berujung pada rendahnya harga diri.

Kemampuan kita dalam mengatasi sesuatu, sikap positif dari pandangan pribadi, dan ketahanan kita akan memberi pengaruh pada harga diri kita setelah mengalami peristiwa yang negatif.

Baca juga: Mencintai Diri Sendiri, Bagaimana Caranya?

Menumbuhkan harga diri tinggi

Menumbuhkan harga diri dan ketahanan yang tinggi bukanlah tugas yang mudah, tetapi itu bisa dilakukan untuk membawa perubahan besar.

Komponen penting dari harga diri adalah pola pikir kita, apa yang kita fokuskan, dan optimisme, bukan sekadar fakta atau peristiwa dalam hidup.

Membangun harga diri membutuhkan usaha, tekad, dan kemauan untuk melawan pikiran negatif tentang diri kita.

Sangat penting untuk melepaskan hal-hal tertentu yang mengganggu kita dan berusaha memperbaiki diri di area yang ingin kita ubah.

Jika kita menghargai diri sendiri dan memiliki harga diri yang tinggi, kita dapat berkontribusi untuk melakukan sesuatu guna meningkatkan harga diri kita.

Pada dasarnya, ini tentang menerima dan mencintai diri apa adanya.

Baca juga: Pandemi Bikin Orang Indonesia Tidak Bahagia, Apa Pemicunya?

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.