Kompas.com - 28/10/2021, 07:07 WIB
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com – Semua orang tentu tahu bahwa untuk menurunkan berat badan, diperlukan olahraga rutin. Namun, olahraga rutin pun harus diimbangi dengan asupan makanan sehat yang dapat membantu menurunkan berat badan.

Namun, makanan apa saja yang cocok untuk membantu menurunkan berat badan dalam jangka panjang?

Nah, berikut ini ada daftar makanan terbaik yang dapat membantu menurunkan berat badan menurut ahli diet.

1. Apel

Manfaat buah apel sangatlah berlimpah, termasuk membantu melancarkan pencernaan dan ramah bagi penderita diabetes.UNSPLASH/AARON BLANCO TEJEDOR Manfaat buah apel sangatlah berlimpah, termasuk membantu melancarkan pencernaan dan ramah bagi penderita diabetes.
Bukan hanya membuat badan sehat, apel juga bisa membantu menjaga berat badanmu loh.

"Apel adalah sumber serat yang baik dan membantu memperlambat pencernaan, meningkatkan rasa kenyang, mengendalikan nafsu makan, serta mengurangi asupan energi secara keseluruhan."

Demikian dikatakan Cheryl Mussatto, MS, RD, LD, ahli diet klinis di the Cotton O'Neil Endocrinology and Diabetes Clinic dan penulis The Nourished Brain.

Tak hanya itu, Mussatto menambahkan bahwa apel memiliki manfaat tambahan dari senyawa tumbuhan alami yang disebut asam ursolat, yang dapat meningkatkan pembakaran lemak.

Lalu, senyawa lain yang ditemukan dalam apel juga baik untuk triliunan bakteri yang hidup di usus dan meningkatkan mikroflora usus kita.

Artinya, baik pencernaan dan eksresi lemak tubuh, akan lebih baik.

“Itu berarti pencernaan kita lebih baik. dan ekskresi lemak yang lebih baik," tambah Mussatto.

Baca juga: 9 Manfaat Buah Apel, Termasuk Bantu Turunkan Berat Badan

2. Jeruk

Ilustrasi grapefruit Ilustrasi grapefruit
Jika ingin menurunkan berat badan tanpa kelaparan, jeruk jawabannya.

Jeruk dan jeruk bali tidak hanya memiliki kalori yang rendah, tapi juga merupakan sumber serat yang baik, dengan kandungan 60 kalori dan 3 gram serat dalam jeruk, serta 100 kalori dan 4 gram serat dalam jeruk bali.

Tak hanya itu, penelitian tahun 2009 yang dilakukan oleh para peneliti di University of Western Ontario juga menunjukkan bahwa jeruk mengandung flavonoid yang mendukung penurunan berat badan dan dapat mengurangi risiko penyakit kronis seperti diabetes tipe 2 dengan mencegah sindrom metabolik.

Baca juga: 9 Manfaat Jeruk Bali yang Ternyata Menyehatkan

3. Oatmeal

ilustrasi makanan yang mengandung serat tinggi yang baik dikonsumsi sebagai salah satu cara menurunkan kolesterol tinggi pada penderita diabetes.FREEPIK ilustrasi makanan yang mengandung serat tinggi yang baik dikonsumsi sebagai salah satu cara menurunkan kolesterol tinggi pada penderita diabetes.
Oatmeal yang murah, serbaguna, dan lezat adalah pilihan tepat jika ingin menurunkan berat badan dan mempertahankannya.

"Oat adalah sumber serat larut yang baik, yang memperlambat pencernaan dan meningkatkan rasa kenyang baik selama dan setelah makan," kata Sylvia Melendez-Klinger, MS, RD, pendiri Hispanic Communication dan anggota Grain Foods Foundation's Scientific Advisory Board.

Oatmeal telah terbukti secara ilmiah dapat membantu membuat kita merasa kenyang di antara waktu makan.

Bahkan, satu penelitian menemukan bahwa oatmeal untuk sarapan dapat membuat kita menyantap makan siang dengan kadar kalori rendah karena makanan ini meningkatkan rasa kenyang.

Selain itu, asupan serat gandum dan sereal di dalam oatameal memiliki keterkaitan erat dengan total persen lemak tubuh yang lebih rendah dan massa lemak perut bagian bawah.

Baca juga: 5 Efek Menyehatkan Jika Rajin Makan Oatmeal

4. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan adalah salah satu makanan yang mengandung protein nabati.PEXELS/DAVID DISPONETT Kacang-kacangan adalah salah satu makanan yang mengandung protein nabati.
Terlepas dari apakah kita menggunakannya sebagai pengganti daging atau menambakannya ke salad, kacang-kacangan tetap menjadi salah satu makanan yang cocok untuk diet.

“Selama hampir atau tidak memiliki gula tambahan sama sekali, kacang kalengan atau kacang masak merupakan pilihan yang baik untuk mendukung diet,” ujar Melendez-Klinger.

Penelitian pun telah membuktikan bahwa kacang-kacangan tidak hanya memberikan protein, zat besi, serat, serta vitamin dan mineral penting berkualitas tinggi, kacang-kacangan juga konon bisa memperpanjang umur.

Buktinya, studi yang dilakukan oleh Blue Zones menunjukkan bahwa orang berusia seratus tahun memakan sekitar setengah cangkir kacang secara rutin, yang memainkan peran penting dalam umur panjang dan kesehatan mereka berat badannya.

Baca juga: Sering Makan Kacang-kacangan Tingkatkan Kualitas Sperma

5. Kedelai

Ilustrasi kedelai Ilustrasi kedelai
Jika mencari cara mudah untuk tetap kenyang tanpa menambah kalori, Melendez-Klinger merekomendasikan untuk menambahkan beberapa kedelai ke dalam makanan.

Mengutip International Journal of Medical Sciences, kedelai dapat membantu dalam pengelolaan berat badan karena protein nabati di dalamnya rendah lemak dan dapat digunakan pada makanan apa pun, termasuk camilan, atau pengganti daging sapi.

Kedelai juga dapat hadir dalam makanan yang dipanggang, atau sebagai tempe dan tahu yang digunakan sebagai pengganti keju dalam hidangan seperti lasagna.

Tak hanya itu, penelitian menunjukkan bahwa ketika dikombinasikan dengan gaya hidup sehat, kedelai dapat membantu menurunkan serta menjaga berat badan.

Baca juga: Lihat, Inilah 4 Manfaat Kedelai untuk Kesehatan Tubuh!

6. Kembang kol

Ilustrasi kembang kol dicacah menggunakan food processor. SHUTTERSTOCK/NATALIA LISOVSKAYA Ilustrasi kembang kol dicacah menggunakan food processor.
Terlepas dari cara apa kita mengolahnya, kembang kol adalah pilihan tepat bagi siapa saja yang mencoba menurunkan berat badan.

Sebab menurut Jinan Banna, PhD, RD, ahli diet terdaftar dan profesor nutrisi di University of Hawaii, serat dalam kembang kol membantu menjaga rasa kenyang dan puas serta memperlambat pengosongan perut.

Serat ini melewati saluran pencernaan dan menyediakan sangat sedikit kalori untuk tubuh.

Baca juga: Apakah Brokoli dan Kembang Kol Bisa Mencegah Kanker Kulit?

7. Tuna

Ilustrasi ikan tuna.hungryworks Ilustrasi ikan tuna.
Selain lezat, makanan yang sering dijadikan isian atau bahan tambahan bagi berbagai jenis makanan ini juga rupanya bagus untuk diet penurunan berat badan.

Menurut Kristen Carli, MS, RD, pemilik Camelback Nutrition & Wellness dan penulis untuk Fit Healthy Momma, tuna merupakan sumber protein tanpa lemak yang sangat baik.

“Sangat rendah lemak tetapi sangat tinggi protein, membuat Anda kenyang dan puas. Selain itu, tuna juga mengandung banyak mineral, termasuk seng dan kolin," pungkasnya.

Baca juga: Tuna atau Salmon, Mana Lebih Menyehatkan?

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.