Kompas.com - 02/11/2021, 12:28 WIB

Hargai pasangan lebih dari penyakit mentalnya

Penyakit mental yang dialami tidak secara otomatis mendefinisikan pasangan kita. Ada banyak aspek lainnya yang membuat diri mereka unik dan begitu menarik bagi kita.

Jangan hanya terpaku pada perilaku mereka ketika gejala penyakitnya sedang kambuh. Sebaliknya, kenali pasangan lebih jauh agar bisa memahami dan membantu perjuangannya sembuh dari gangguan psikologis itu.

Baca juga: Nikmati Waktu Luang, Baik untuk Kesehatan Mental

Penyakit mental tidak bisa sembuh dengan cepat

Pengobatan untuk gangguan kesehatan mental tidak bisa dilakukan secara kilat dan dalam waktu singkat. Dengan terapi dan dukungan, gejalanya mungkin saja berkurang namun juga bisa muncul kembali sewaktu-waktu.

Jadi agak tidak realistis jika berharap pasangan akan sembuh dengan cepat dan langsung kembali normal.

Sebagai pasangannya, kita harus memahami hal tersebut agar bisa membantu dan memberikan dukungan yang tepat.

Di sisi lain, kita harus mewasapadai gejala akut penyakitnya misalnya saja peningkatan perilaku maladaptif (misalnya merenungkan, memeriksa, menguliti) atau penurunan fungsi secara keseluruhan (misalnya kehilangan pekerjaan, menghindari situasi sosial, menyabotase hubungan).

Baca juga: Catat, Inilah Cara Pertama Membantu Teman yang Depresi

Cinta bukanlah obatnya

Cinta yang kita miliki, sedalam dan sedalam apa pun, tidak akan bisa mengobati penyakit mental pasangan.

Perasaan yang kita miliki akan mendukung dan mendorong pasangan namun akhirnya merekalah yang dapat membawa perubahan.

Bantu pasangan untuk mencari pertolongan yang tepat dengan konsultasi pada terapis atau melakukan pengobatan lainnya. Dampingi pasangan untuk menjalani proses penyembuhan sekaligus memberikan batasan dalam hubungan pribadi yang kita jalani.

Baca juga: Berhenti Sejenak, Kesehatan Jiwa Perlu Langkah Nyata

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber SHAPE
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.