Kompas.com - 02/11/2021, 14:34 WIB

Jika seperti itu, lebih baik makan daripada merusak harinya sendiri.

Baca juga: Diet Puasa Picu Lenyapnya Massa Otot, Benarkah?

Lalu Jika makan di malam sebelumnya, mungkin kita akan sarapan setelah jam 10 pagi karena kemungkinan kita tidak merasa lapar di pagi hari.

Namun jika makan malam di sebelumnya dilakukan sebelum matahari terbenam, pasti kita akan merasa lapar di pagi hari.

Menurut Luke, hal itu akan tergantung pada apa yang kita rasakan dan bagaimana kita merencanakan hari. Jadi, jika merasa lapar makan, makan saja.

Intinya, meski benar intermittent fasting adalah rencana diet yang aman dan efektif membantu menurunkan berat badan dan meningkatkan kesehatan, bukan berarti pola diet ini cocok bagi semua orang.

Sebab, setiap individu memiliki kondisi kesehatan dan kebutuhan tubuh berbeda. Jadi, apa yang berhasil untuk orang lain belum tentu berhasil bagi kita.

Karena itu, -lagi-lagi, lebih baik dengarkan tubuh sendiri dan lakukan apa yang memang cocok untuk kita.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.