Kompas.com - 03/11/2021, 06:45 WIB
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com – Makanan memang akan memberikan tubuh energi. Karena itu, makanan juga akan menjadi bahan bakar penting bagi tubuh sebelum berolahraga.

Namun bila kita makan terlalu dekat dengan waktu olahraga, perut bisa terasa sakit. Sebaliknya, makan terlalu jauh sebelum berolahraga membuat kita kurang bertenaga dan tak mampu menyelesaikan aktivitas penting itu dengan optimal.

Jadi, sebenarnya berapa lama kita harus menunggu untuk olahraga setelah makan? Lalu, apakah banyaknya makanan yang kita konsumsi bisa berpengaruh?

Ternyata, memang benar jika jumlah makanan berpengaruh. Namun, banyaknya makanan yang harus dikonsumsi sebelum berolahraga itu berbeda, bergantung dari masing-masing individu dan bisa berubah sesuai tujuan nutrisi seseorang.

Tak hanya itu, Dezi Abeyta, R.D.N., penasihat Men’s Health dan penulis Lose Your Gut Guide, juga mengatakan bahwa apa yang kita makan sebelum berolahraga akan sangat berpengaruh.

Untuk itu, ia merekomendasikan konsumsi makanan dengan karbohidrat sederhana dan quick-acting sugar sebelum berolahraga guna memberi tubuh energi yang tak akan membebani kita.

Pilihannya antara lain buah, roti putih dan sereal, bagel, serta madu. Lalu, simpan makanan dengan karbohidrat berat setelah berolahraga.

Untuk olahraga yang berfokus untuk melatih kekuatan, jenis makanan yang bisa diasup lebih fleksibel, menurut Abeyta.

Dengan catatan, aktivitas yang dilakukan tidak termasuk melompat-lompat atau bergerak sangat cepat layaknya dalam High-intensity interval training (HIIT) atau sesi kardio.

Baca juga: Makan Sebelum Olahraga Bikin Sakit Perut, Mitos atau Fakta?

Ia juga mengingatkan bahwa kita tak boleh melupakan air. Namun, atur jumlahnya, sebab, terlalu sedikit atau terlalu banyak konsumsi air akan membuat kita merasa lesu dan terbebani sebelum berolahraga.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.