Kompas.com - 07/11/2021, 14:14 WIB

Meski sudah ada start-up yang menawarkan dan berhasil menjual pakaian virtual, faktanya ide fesyen virtual yang dikemukakan Mark menjadi yang paling menarik.

Jauh sebelum ide fesyen virtual yang diutarakan Mark, sebenarnya sudah ada sejumlah brand fesyen kenamaan dunia yang telah meluncurkan koleksi virtual.

Misalnya Gucci, LV, dan Balenciaga yang menggandeng pengembang game seperti Roblox, League of Legenda, dan Fortnite.

Mereka merancang pakaian virtual dalam game agar dapat digunakan oleh jutaan pemain di seluruh dunia.

Kendati sudah ada brand fesyen yang melakukannya, bagaimana cara Meta memantabkan ide fesyen virtual ini di masa depan?

1. Avatar 3 dimensi yang dapat dikustomisasi untuk bekerja dan bermain.

Kalau selama ini kamu hanya bisa menggunakan avatar untuk bermain Zepeto dan game lain, di bawah Meta semuanya akan berbeda.

Meta akan menjadikan platform-nya dapat digunakan sepanjang waktu. Ini akan memungkinkan pengguna menampilkan diri dengan berbagai jenis avatar 3 dimensi.

Mulai dari avatar fotorealistik untuk rapat kerja, hingga avatar kartun seperti Fortnite untuk bermain game dan aktivitas sosial.

"Anda tidak selalu ingin terlihat persis seperti diri Anda sendiri," kata Mark.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.