Kompas.com - 08/11/2021, 17:11 WIB

KOMPAS.com - Pemerintah telah mengeluarkan izin penggunaan darurat vaksin Sinovac untuk diberikan kepada anak usia 6-11 tahun.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) juga telah mengeluarkan rekomendasinya agar anak semakin terlindungi dari Covid-19.

Baca juga: Pahami soal Vaksin Covid-19 untuk Anak 6 Tahun ke Atas

Vaksinasi dinilai amat diperlukan karena kasus anak terinfeksi Covid-19 mencapai 13 persen di Indonesia.

Di berbagai negara lainnya, kasus rawat inap anak akibat Covid-19 juga semakin tinggi.

Terlebih lagi, sejumlah daerah di Indonesia kini mulai menerapkan kebijakan pembelajaran tatap muka meskipun secara bertahap.

Orangtua dianjurkan untuk memberikan perlindungan lebih kepada anaknya dengan menyegerakan vaksin Covid-19.

Persiapan untuk anak sebelum divaksin

Vaksinasi untuk anak usia enam tahun ke atas mungkin akan terasa sedikit menantang bagi sebagian orangtua.

Berbeda ketika diimunisasi saat balita, anak sudah lebih dewasa dan tak bisa lagi dipaksa begitu saja.

Baca juga: Vaksin Anak 6-11 Tahun Masih Belum Cukup

Ada juga anak yang takut dengan jarum suntik atau trauma dengan dokter atau tenaga kesehatan.

Orangtua perlu memutar otak lebih jauh agar anak tetap tenang dan bersedia divaksin dengan sukarela, sehingga prosesnya lebih lancar.

Mary Rumple CCLS, CEIM, spesialis  anak di University of Michigan Health C.S. Mott Children, Amerika Serikat mengatakan, orangtua bisa menjelaskan lebih dulu soal vaksin kepada anaknya sekitar satu minggu sebelumnya.

"Kita paling mengenal anak kita, beberapa mungkin memerlukan waktu lebih banyak atau lebih sedikit untuk mempersiapkannya," kata dia.

Jangan menghindari reaksi buruk dari anak dengan tidak memberitahunya sama sekali.

Hal ini akan membuat anak berpikiran negatif dan sulit bersikap kooperatif.

Selain itu, penting juga untuk memuji anak ketika sudah divaksin agar membangun kebiasaan baik di masa depan.

Untuk mempermudah prosesnya, berikut saran dari dokter Rumple.

  • Tanyakan perasaan anak dan pengetahuannya soal vaksin

Sisihkan waktu khusus dan kesabaran untuk bicara soal vaksin Covid-19 kepada anak dan mencari tahu apa yang sudah dipahaminya.

Baca juga: Pfizer Ajukan Izin Penggunaan Darurat Vaksin untuk Anak 5-11 Tahun

Dengarkan pendapatnya dan jangan berusaha menghakimi apa yang dirasakan anak.

Hindari membicarakan pengalaman buruk kita atau orang lain dengan jarum suntik atau vaksinasi. Hal ini dapat menambah ketakutan atau kecemasan yang mungkin dirasakan anak.

  • Jelaskan secara detail

Jelaskan kepada anak secara detail soal vaksinasi yang akan diberikan, termasuk soal manfaat, tahapan dan efek sampingnya.

Gunakan bahasa yang ramah anak seperti vaksin atau imunisasi yang juga tidak berkonotasi negatif. Gambarkan perasaan dan sensasi yang mungkin dirasakan anak sebagai gambaran.

  • Sampaikan soal manfaat vaksin Covid-19

Jelaskan manfaat vaksin Covid-19 untuk anak secara ringkas dan sederhana.

Sampaikan dengan kalimat yang positif dan fokus pada kegunaannya untuk hal yang lebih besar, misalnya membantu melindungi teman dan gurunya dari infeksi.

“Pakar kesehatan anak suka menggambarkan vaksin sebagai perisai superhero untuk melindungi kita dari penyakit yang disebabkan oleh kuman,” kata Rumple, memberikan contoh.

  • Susun rencana dan jadwal vaksin

Susun rencana dan jadwal vaksinasi bersama anak dan apa saja yang mereka butuhkan. Misalnya anak ingin membawa boneka kesayanganya atau didampingi ibu maupun ayahnya.

Bantu mereka merasa aman dan terkendali sehingga mengurangi kecemasan serta menciptakan pengalaman yang lebih positif.

Baca juga: Takut Jarum Suntik saat Vaksin? Mungkin Pertanda Trypanophobia

Tak ada salahnya menjanjikan hal yang mereka sukai, misalnya membeli es krim atau bermain game sebagai hadiah atas kesediaan anak divaksin.

  • Berlatih

Atur role play untuk anak-anak yang lebih muda agar mendapatkan gambaran situasi ketika divaksin.

Perkuat langkah yang kita terangkan sebelumnya agar lebih jelas dan melatih reaksi mereka.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.