Kompas.com - 08/11/2021, 18:20 WIB

KOMPAS.com - Bahaya merokok bagi kesehatan rasanya sudah jadi hal yang diketahui secara umum.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) mencatat bahwa merokok dapat menyebabkan penyakit dan kecacatan, serta membahayakan hampir semua organ tubuh.

Di Amerika sendiri, lebih dari 16 juta orang hidup dengan penyakit yang disebabkan karena kebiasaan merokok. Untuk setiap orang yang meninggal karena merokok, setidaknya 30 orang hidup dengan penyakit serius yang berhubungan dengan rokok.

Secara umum, bahaya merokok termasuk menyebabkan kanker, penyakit jantung, stroke, penyakit paru-paru, diabetes, dan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), yang meliputi emfisema dan bronkitis kronis.

Merokok juga meningkatkan risiko tuberkulosis, penyakit mata tertentu, dan masalah sistem kekebalan tubuh, termasuk rheumatoid arthritis.

Bahaya merokok juga tidak terbatas pada orang yang merokok saja. Mereka yang terpapar asap rokok atau secondhand smoker juga merasakan dampak buruknya.

Setiap tahunnya, paparan asap rokok berkontribusi terhadap sekitar 41.000 kematian pada orang dewasa yang tidak merokok dan 400 kematian pada bayi.

Efek negatif merokok memang tidak muncul secara tiba-tiba, namun kerusakannya bisa bertahan selama bertahun-tahun.

Kabar baiknya, berhenti merokok bisa menurunkan banyak risiko kesehatan yang menyertai kebiasaan buruk ini.

Berikut ulasan lebih lanjut mengenai bahaya merokok bagi kesehatan.

Baca juga: 6 Cara Membersihkan Paru-paru Setelah Berhenti Merokok

Bahaya merokok bagi kesehatan

Berikut sejumlah bahaya merokok bagi kesehatan yang perlu diketahui dan menjadi alasan berhenti merokok mulai dari hari ini:

1. Gangguan sistem saraf

Salah satu bahaya merokok bagi kesehatan disebabkan oleh nikotin yang terkandung dalam tembakau. Nikotin dapat memengaruhi suasana hati seseorang.FREEPIK/RAWPIXEL.COM Salah satu bahaya merokok bagi kesehatan disebabkan oleh nikotin yang terkandung dalam tembakau. Nikotin dapat memengaruhi suasana hati seseorang.
Salah satu bahaya merokok bagi kesehatan disebabkan oleh nikotin yang terkandung dalam tembakau.

Nikotin adalah zat yang dapat mengubah suasana hati.

Nikotin mencapai otak hanya dalam hitungan detik dan membuat para perokok merasa lebih berenergi untuk sementara waktu.

Namun, ketika efeknya hilang, tubuh akan terasa lelah dan kita menginginkan lebih.

Nikotin dapat membentuk kebiasaan. Inilah yang menyebabkan banyak perokok sulit untuk berhenti.

Penarikan fisik dari nikotin dapat merusak fungsi kognitif dan membuat kita merasa cemas, jengkel, dan depresi. Penarikan nikotin juga dapat menyebabkan sakit kepala dan masalah tidur.

Baca juga: Waspadai, 7 Kebiasaan Buruk yang Merusak Fungsi Otak

2. Kerusakan sistem pernapasan

Bahaya merokok bagi kesehatan lainnya adalah merusak sistem pernapasan.
FREEPIK Bahaya merokok bagi kesehatan lainnya adalah merusak sistem pernapasan.
Bahaya merokok bagi kesehatan lainnya adalah merusak sistem pernapasan.

Ketika menghirup asap rokok, kita akan mengambil zat yang dapat merusak paru-paru.

Seiring waktu, kerusakan tersebut bisa menimbulkan berbagai masalah pernapasan, termasuk peningkatan risiko penyakit paru-paru kronis yang tidak dapat dipulihkan, seperti emfisema, kerusakan kantung udara di paru-paru, bronkitis kronis, peradangan permanen yang memengaruhi lapisan saluran pernapasan, dan PPOK.

Peningkatan produksi lendir setelah berhenti merokok adalah tanda positif bahwa sistem pernapasan sudah pulih.

Kerusakan sistem pernapasan juga bisa terjadi pada anak-anak yang orangtuanya merokok. Anak akan lebih rentan mengalami batuk, mengi, dan serangan asma daripada anak-anak yang orangtuanya tidak merokok.

Anak juga memiliki risiko pneumonia dan bronkitis yang lebih tinggi.

Baca juga: 9 Cara Menjaga Organ Pernapasan agar Tetap Sehat

3. Gangguan sistem kardiovaskular

Bahaya merokok bagi kesehatan juga termasuk meningkatkan tekanan darah, melemahkan dinding pembuluh darah, dan meningkatkan pembekuan darah. Semuanya dapat meningkatkan risiko stroke.Shutterstock/Bencemor Bahaya merokok bagi kesehatan juga termasuk meningkatkan tekanan darah, melemahkan dinding pembuluh darah, dan meningkatkan pembekuan darah. Semuanya dapat meningkatkan risiko stroke.
Nikotin menyebabkan pembuluh darah mengencang, sehingga membatasi aliran darah.

Seiring waktu, penyempitan yang berkelanjutan dan kerusakan pembuluh darah dapat menyebabkan penyakit arteri perifer.

Bahaya merokok bagi kesehatan juga termasuk meningkatkan tekanan darah, melemahkan dinding pembuluh darah, dan meningkatkan pembekuan darah.

Semuanya dapat meningkatkan risiko stroke.

Perokok juga berisiko lebih tinggi mengalami penyakit jantung yang memburuk jika sudah menjalani operasi bypass jantung, serangan jantung, atau pemasangan stent di pembuluh darah.

Paparan asap rokok juga membawa risiko penyakit kardiovaskular bagi orang yang berada di sekitar perokok.

Baca juga: 10 Kebiasaan Sederhana untuk Menjaga Kesehatan Jantung

4. Merusak kulit, rambut, dan kuku

Bahaya merokok bagi kesehatan termasuk merusak kulit, rambut, dan kuku. Ini cukup terlihat jelas secara fisik.PEXELS/JUAN PABLO Bahaya merokok bagi kesehatan termasuk merusak kulit, rambut, dan kuku. Ini cukup terlihat jelas secara fisik.
Bahaya merokok bagi kesehatan termasuk merusak kulit, rambut, dan kuku. Ini cukup terlihat jelas secara fisik.

Sebab, zat dalam rokok dapat mengubah struktur kulit seseorang. Sebuah studi menunjukkan bahwa merokok secara dramatis dapat meningkatkan risiko kanker kulit.

Merokok juga meningkatkan kemungkinkan infeksi jamur kuku. Sementara pada rambut, kebiasaan merokok bisa meningkatkan risiko rambut rontok, kebotakan, dan munculnya uban.

Baca juga: 5 Cara Mengatasi Kulit Kering Saat Musim Hujan

5. Gangguan sistem pencernaan

Bahaya merokok bagi kesehatan yang mungkin jarang terpikirkan adalah berkaitan dengan gangguan sistem pencernaan. Merokok meningkatkan risiko kanker mulut, tenggorokan, laring, dan kerongkongan.FREEPIK/KATEMANGOSTAR Bahaya merokok bagi kesehatan yang mungkin jarang terpikirkan adalah berkaitan dengan gangguan sistem pencernaan. Merokok meningkatkan risiko kanker mulut, tenggorokan, laring, dan kerongkongan.
Bahaya merokok bagi kesehatan yang mungkin jarang terpikirkan adalah berkaitan dengan gangguan sistem pencernaan. Merokok meningkatkan risiko kanker mulut, tenggorokan, laring, dan kerongkongan.

Perokok juga memiliki tingkat risiko kanker pankreas yang lebih tinggi.

Bahkan, orang yang merokok tetapi tidak menghirup asapnya juga memiliki peningkatan risiko kanker mulut.

Selain itu, merokok juga memiliki efek terhadap insulin, menyebabkan seseorang lebih mungkin mengembangkan resistensi insulin.

Kondisi ini meningkatkan risiko diabetes tipe 2 dan komplikasinya, lebih cepat daripada orang yang tidak merokok.

Baca juga: 11 Gangguan Sistem Pencernaan dan Cara Mengatasinya

6. Gangguan sistem reproduksi dan seksual

Nikotin memengaruhi aliran darah ke area genital pria dan wanita. Bagi pria, bahaya merokok bagi kesehatan reproduksi termasuk menurunkan performa seksual.FREEPIK/8PHOTO Nikotin memengaruhi aliran darah ke area genital pria dan wanita. Bagi pria, bahaya merokok bagi kesehatan reproduksi termasuk menurunkan performa seksual.
Nikotin memengaruhi aliran darah ke area genital pria dan wanita.

Bagi pria, bahaya merokok bagi kesehatan reproduksi termasuk menurunkan performa seksual.

Sementara bagi wanita, kebiasaan merokok dapat mengakibatkan ketidakpuasan seksual dengan berkurangnya pelumasan dan kemampuan mencapai orgasme.

Merokok juga dapat menurunkan kadar hormon seks pada pria dan wanita.

Hal ini mungkin dapat menyebabkan penurunan hasrat seksual.

Baca juga: Hari Perempuan Sedunia, Sadar Kesehatan Reproduksi dan Hak Perempuan

7. Risiko komplikasi kehamilan

Bahaya merokok bagi kesehatan juga dapat dirasakan oleh ibu hamil dan janin yang dikandungnya.freepik Bahaya merokok bagi kesehatan juga dapat dirasakan oleh ibu hamil dan janin yang dikandungnya.
Bahaya merokok bagi kesehatan juga dapat dirasakan oleh ibu hamil dan janin yang dikandungnya.

Menurut CDC, seperti dilansir Medical News Today, merokok dapat memengaruhi kehamilan dan perkembangan janin dalam berbagai cara.

Komplikasi kehamilan dan perkembangan janin yang mungkin terjadi termasuk meningkatkan risiko kehamilan ektopik, meningkatkan risiko berat badan lahir rendah (BBLR), meningkatkan risiko kelahiran prematur, merusak paru-paru, otak, dan sistem saraf pusat janin, serta meningkatkan risiko sindrom kematian bayi mendadak.

Baca juga: 8 Komplikasi Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

8. Penurunan sistem kekebalan tubuh

Bahaya merokok bagi kesehatan termasuk melemahkan sistem kekebalan tubuh seseorang.PEXELS/POLINA TANKILEVITCH Bahaya merokok bagi kesehatan termasuk melemahkan sistem kekebalan tubuh seseorang.
Bahaya merokok bagi kesehatan termasuk melemahkan sistem kekebalan tubuh seseorang.

Ketika sistem kekebalan tubuh menurun, seseorang akan lebih rentan terserang penyakit. Selain itu, kekebalan tubuh yang rendah juga bisa menambah kondisi peradangan dalam tubuh.

Baca juga: 4 Jenis Olahraga Sederhana Pendongrak Sistem Kekebalan Tubuh

9. Masalah pengelihatan

Beberapa masalah pengelihatan yang mungkin dialami sebagai bagian dari bahaya merokok bagi kesehatan termasuk mata kering, glaukoma, dan retinopati diabetik.PEXELS/KUSH KAUSHIK Beberapa masalah pengelihatan yang mungkin dialami sebagai bagian dari bahaya merokok bagi kesehatan termasuk mata kering, glaukoma, dan retinopati diabetik.
Merokok juga menyebabkan masalah pengelihatan, termasuk risiko tinggi mengalami katarak dan degenerasi makular terkait usia.

Beberapa masalah pengelihatan yang mungkin dialami sebagai bagian dari bahaya merokok bagi kesehatan termasuk mata kering, glaukoma, dan retinopati diabetik.

Baca juga: Jangan Anggap Remeh Masalah Mata Kering

10. Kesehatan gigi dan mulut yang buruk

Bahaya merokok bagi kesehatan juga memengaruhi kesehatan gigi dan mulut.SHUTTERSTOCK Bahaya merokok bagi kesehatan juga memengaruhi kesehatan gigi dan mulut.
Bahaya merokok bagi kesehatan juga memengaruhi kesehatan gigi dan mulut.

Perokok memiliki risiko penyakit gusi dua kali lebih besar. Adapun beberapa gejala penyakit gusi termasuk gusi bengkak, berdarah ketika menyikat gigi, gigi goyang, dan gigi sensitif.

Merokok juga bisa menyebabkan gigi kuning atau cokelat, yang tentunya memengaruhi penampilan seseorang.

Baca juga: Pengaruh Kesehatan Gigi dan Mulut bagi Kesehatan Tubuh Kurang Disadari

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.