Kompas.com - 09/11/2021, 11:03 WIB
|
Editor Wisnubrata

Jika kita terlambat makan malam dalam jumlah besar, kita bisa merusak peluang keberhasilan penurunan berat badan.

"Saya mengajarkan kebiasaan makan dalam porsi lebih besar untuk makan siang, termasuk camilan dan mengonsumsi sup atau salad," terang konselor kesehatan di The Habit Ayurveda, Carly Banks.

"Saya telah melihat klien kehilangan lebih dari 15 kg hanya dari mengubah waktu makan mereka, walau apa yang dimakan yang sama persis. Pergeseran ini juga meningkatkan kualitas tidur dan mengurangi kecemasan di pagi hari," tambah dia.

5. Mengonsumsi alkohol

Perlu dicatat bahwa alkohol adalah salah satu perusak terbesar dalam proses penurunan berat badan kita.

"Satu gelas anggur mengandung antara 120-125 kalori, alkohol lainnya seperti vodka sedikit di atas 100 kalori, dan margarita bisa mengandung lebih dari 1.000 kalori," ungkap penulis tentang alkohol dan penurunan berat badan, Hilary Sheinbaum.

Menurutnya, minuman padat kalori ini juga memiliki sedikit atau tidak ada nilai gizi sama sekali.

Sehingga, kita kemungkinan besar akan menginginkan makanan berminyak dan tidak sehat daripada memilih makanan yang mengandung protein dan sayuran setelah mengonsumsi alkohol.

Baca juga: 5 Makanan Penting untuk Dikonsumsi Saat Menurunkan Berat Badan

6. Banyak membuat alasan

"Satu-satunya hal terburuk yang kita lakukan untuk kesehatan dan tujuan penurunan berat badan adalah membuat alasan," kata ahli diet, Emily Tills, RD.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.