Kompas.com - 10/11/2021, 12:26 WIB

KOMPAS.com - Rambut yang berkilau dan sehat adalah dambaan para wanita. Untuk mencapai hal itu, diperlukan perawatan rutin dengan menggunakan sampo dan kondisioner.

Jika sampo dipakai untuk membersihkan minyak berlebih dan kotoran yang menempel di rambut, maka kondisioner berfungsi membuat rambut lebih halus, mudah diatur, dan sebagai pelindung dari kerusakan.

Mencuci rambut tanpa pemakaian kondisioner bisa menghilangkan minyak alami yang diperlukan rambut. Akibatnya, rambut tampak kering, kusam dan sulit diatur.

Baca juga: Selain Sampo, Pria juga Perlu Kondisioner untuk Merawat Rambut

Lalu seberapa sering kita sebaiknya menggunakan kondisioner? Dan formula mana yang paling sesuai untuk rambut kita?

Cara kerja kondisioner

Kondisioner merupakan agen yang diformulasikan dengan bahan-bahan seperti minyak, humektan, silikon, dan protein.

Bahan-bahan tersebut akan bekerja bersamaan untuk mengembalikan hilangnya kelembapan dan serat pada rambut yang disebabkan oleh faktor lingkungan, gaya hidup, dan pemakaian sampo.

Jenis kondisioner

Ada beberapa jenis kondisioner, salah satunya deep conditioner. Ini merupakan perpaduan antara kondisioner yang digunakan setelah memakai sampo dan masker rambut (hair mask).

Deep conditioner akan bertahan di rambut untuk jangka waktu lebih lama, sehingga dapat diserap lebih baik oleh kulit kepala.

Kemudian, ada leave in conditioner atau kondisioner yang digunakan setelah mandi tanpa perlu dibilas.

Kondisioner ini akan memelihara sekaligus melindungi rambut kita seharian.

Baca juga: Seberapa Efektif Kondisioner Menutrisi Rambut?

Bagaimana dengan dry conditioner? Produk ini cenderung tidak terlalu dikenal dibandingkan dua jenis kondisioner yang sudah disebutkan sebelumnya.

Cara menggunakan dry conditioner adalah dengan menyemprotkan produk ke rambut yang kering untuk menghilangkan kusut, mengurangi keriting, melembapkan, dan menambah kilau rambut.

Terakhir, kondisioner pembersih atau cleansing conditioner merupakan perpaduan antara sampo dan kondisioner biasa.

Perlukah menggunakan kondisioner?

Direktur kreatif global Morrocanoil, Antonio Corral Calero menegaskan, kondisioner akan menjaga stabilitas rambut.

"Manfaat utama kondisioner adalah rambut akan memiliki keseimbangan yang baik."

"Dan, itu menambah kemampuan rambut untuk diatur saat kita mengeringkan atau membiarkan rambut mengering secara alami," ucap dia.

Dengan penggunaan kondisioner, lapisan luar rambut atau kutikula akan menjadi lebih kuat dan mencegah kutikula rusak selama proses pertumbuhan.

Ketika berada di luar rumah dan terpapar angin atau polusi, kutikula rentan mengalami kerusakan.

Nah, kondisioner bertugas membantu kutikula dengan mencegah kerusakan, meminimalkan ujung bercabang, serta melindungi kutikula.

Pengaplikasian kondisioner pada rambut

Sebaiknya kita menggunakan kondisioner setiap saat sehabis keramas.

Baca juga: Kondisioner Tidak Bikin Rambut Lepek asal...

"Sampo membersihkan rambut, sementara kondisioner merupakan kunci untuk rambut yang terhidrasi, bebas kusut, dan sehat," kata Tiffany Ma, asisten manajer pendidikan di Aveda.

Kondisioner akan membantu struktur rambut, serta melembutkan dan mengurai rambut.

"Kondisioner memberikan kelembapan esensial pada rambut, jadi ini sangat penting bagi orang yang bermasalah dengan rambut kering atau rapuh."

Cara kita menerapkan kondisioner turut memengaruhi kelancaran kondisioner dalam melindungi rambut.

Para ahli menyarankan untuk mengeringkan air berlebih pada rambut sehabis keramas menggunakan sampo, lalu mengoleskan produk kondisioner guna melindungi bagian bawah rambut.

Memilih kondisioner sesuai jenis rambut

Sebelum membeli kondisioner, lihatlah kondisi ujung rambut kita lebih dulu, apakah ada kerusakan atau ujung rambut yang bercabang, atau rambut terasa kering dan berminyak.

Setelah itu, baru kita bisa memilih formula kondisioner yang cocok sesuai jenis rambut.

Baca juga: Perlukah Akar Rambut Dioleskan Kondisioner?

Bacalah label yang tercantum pada produk kondisioner. Misalnya, kondisioner yang berfungsi menguatkan (strengthening) cocok untuk mengatasi helai rambut yang rusak, rambut yang dicat, atau rambut rapuh.

Sedangkan, kondisioner penambah volume (volumising) baik bagi mereka yang berambut halus dan memerlukan formula yang tidak terlalu berlebihan untuk rambut.

Apabila kita memiliki rambut yang tidak sehat namun masih bisa diperbaiki, pilih balancing conditioner untuk melembapkan rambut secara seimbang.

Di sisi lain, kondisioner dengan formula yang menghidrasi atau melembapkan akan menambahkan kilau, nutrisi, dan kelembutan pada rambut keriting, tebal, atau rambut bertekstur.

Efek samping penggunaan kondisioner

Jika digunakan secara berlebihan, kondisioner dapat menimbulkan masalah baru bagi rambut kita.

Baca juga: Kondisioner Efektif Singkirkan Kutu Rambut

"Jika kita memiliki rambut yang mudah berminyak, cobalah menghindari produk kondisioner yang mengandung silikon dan gunakan kondisioner pada rambut tidak lebih dari dua hari sekali," kata Ma.

Bagi yang memiliki masalah jerawat pada kulit, jangan lupa untuk membilas sisa kondisioner dari rambut, kulit kepala, tubuh, dan wajah.

Sebab, kondisioner yang tidak dibilas dari area-area tersebut akan memicu jerawat, iritasi, dan penyumbatan pori-pori.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber SCMP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.