Kompas.com - 10/11/2021, 14:35 WIB
Stres pekerjaan dan kehidupan juga turut berkontribusi sebagai penyebab berat badan susah turun seiring bertambahnya usia. PIXABAY/WHOISMARGOTStres pekerjaan dan kehidupan juga turut berkontribusi sebagai penyebab berat badan susah turun seiring bertambahnya usia.

Di saat yang sama, banyak orang menjadi kurang aktif seiring bertambahnya usia dan ini juga memperlambat metabolisme tubuh.

Itulah mengapa, banyak orang merasakan berat badan susah turun ketika usianya bertambah.

Usia bukan satu-satunya hal yang menurunkan metabolisme tubuh. Ukuran tubuh, jenis kelamin, dan kondisi kesehatan tertentu, seperti hipotiroidisme, juga memengaruhi metabolisme tubuh.

Baca juga: 10 Cara Meningkatkan Metabolisme Tubuh

4. Jarang bergerak dan stres

Pada 40 tahun ke atas, banyak orang mencapai puncak karir. Pada momen tersebut, kesibukan harian sering kali menyita waktu, membuat seseorang bergerak lebih sedikit dan lebih banyak duduk. Kondisi ini dapat menyebabkan rencana menurunkan berat badan semakin menantang.

Kesibukan juga membuat seseorang membeli makanan olahan dan minuman kemasan yang lebih praktis.

Di saat yang sama, stres pekerjaan dan kehidupan juga turut berkontribusi sebagai penyebab berat badan susah turun seiring bertambahnya usia.

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Peptides, stres dapat meningkatkan kadar hormon ghrelin, yang membuat kita lebih mudah lapar.

Baca juga: 12 Cara Menghilangkan Stres, Demi Kesehatan Mental yang Lebih Baik

5. Perubahan hidup yang signifikan

Tak semua penyebab berat badan susah turun berkaitan dengan yang ada di tubuh kita dan pola hidup. Perubahan hidup juga bisa menjadi penyebabnya.PIXABAY/PEXELS Tak semua penyebab berat badan susah turun berkaitan dengan yang ada di tubuh kita dan pola hidup. Perubahan hidup juga bisa menjadi penyebabnya.
Tak semua penyebab berat badan susah turun berkaitan dengan yang ada di tubuh kita dan pola hidup.

Seiring bertambahnya usia, salah satu perubahan terbesar datang ketika kita mulai berkeluarga. Ketika itu, waktu olahraga dialihkan jadi waktu bermain dengan anak, menjemput anak dari sekolah, membantu mengerjakan pekerjaan rumah, dan aktivitas lain yang sangat membutuhkan perhatian.

Kebanyakan orang akan merasa seperti tidak punya lagi waktu untuk diri sendiri.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.