Kompas.com - 10/11/2021, 20:17 WIB

6. Aseksual bisa terjadi pada semua orang, terlepas dari gender dan ras

Meski lebih banyak orang kulit putih yang merepresentasikan komunitas ace, bukan berarti ras lain tak bisa menjadi aseksual.

Selain itu, pria cisgender sering digambarkan sebagai hiperseksual dalam budaya populer, melanggengkan gagasan bahwa menjadi aseksual adalah salah, membuat banyak orang tidak ingin mengakui bahwa ia merupakan seorang ace.

Karena itu, kebanyakan ace yang terlihat di meda adalah perempuan yang terbuka dengan jati dirinya.

7. Ace bisa memiliki dan memulai keluarga

Meski mungkin tidak tertarik pada hubungan seksual, tak berarti ace tak bisa mendapatkan pasangan, menikah, atau memiliki anak.

David Jay, pendiri Asexuality and Visibility Education Network misalnya. Ia menginginkan anak meskipun ia tidak menginginkan pasangan yang romantis.

“Saya pikir ada kesalahpahaman bahwa jika Anda tidak menginginkan seks, Anda tidak menginginkan anak-anak, atau jika Anda tidak mengalami ketertarikan seksual, Anda tidak menginginkan anak. Saya dapat memberitahu Anda hal-hal itu benar-benar berbeda,” katanya.

Baca juga: Berkenalan dengan Definisi Orientasi Seksual dan Jenis-jenisnya

8. Ace tetap bisa mencoba berbagai gaya seks

Seorang ace bisa mencari, berpartisipasi, dan menikmati berbagai gaya seks, termasuk kinky, tanpa berpartisipasi dalam aktivitas seksual tradisional.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber SELF
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.