Kompas.com - 11/11/2021, 12:11 WIB

Dalam analisis JAMA pada Januari 2020, para peneliti mengumpulkan data dari empat studi termasuk lebih dari 250.000 wanita.

Sebanyak 38 persen dari mereka melaporkan telah menggunakan bedak di area genital. Dari mereka, 10 persen telah menggunakannya setidaknya selama 10 tahun dan 22 persen menggunakannya setidaknya sekali seminggu.

Para peneliti pun mengatakan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan secara statistik antara penggunaan bedak tabur dan risiko kanker ovarium.

Salah satu hipotesis tentang bagaimana kita bisa terkena kanker ovarium adalah bahwa racun berjalan ke leher rahim melalui saluran tuba dan keluar ke ovarium.

Baca juga: 4 Gejala Awal Kanker Ovarium yang Perlu Diwaspadai

Sementara, leher rahim kita sangat baik dalam menghentikan bahan-bahan tertentu agar tidak melewati vagina dan melindungi bagian dalam kita.

Di mana, leher rahim kita menutup seluruh sistem reproduksi, sehingga hanya air mani yang masuk dan darah menstruasi saja yang keluar.

Kendati demikian, masih ada kemungkinan sejumlah kecil bedak yang bisa masuk ke dalam indung telur.

Namun, bahkan jika sedikit bedak berhasil masuk ke indung telur, sampai saat ini tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa itu mengarah ke kanker.

"Satu dari empat kasus kanker ovarium disebabkan oleh kecenderungan turun-temurun. Penyebab lain belum ada pembuktian yang kuat," terang ahli onkologi ginekologi di Alaska Women's Care, Melissa Hardesty, MD.

Baca juga: Kenali 9 Penyebab Kanker Ovarium

Tips menggunakan bedak tabur dengan aman

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Sumber Livestrong
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.