Kompas.com - 12/11/2021, 14:52 WIB

KOMPAS.com - Tanggal 12 November tidak hanya diperingati sebagai Hari Kesehatan Nasional (HKN) namun juga bertepatan dengan Hari Pneumonia Sedunia.

Pneumonia adalah radang pada paru-paru yang dapat disebabkan oleh kehadiran bakteri, virus maupun jamur.

Peradangan tersebut membuat pertukaran udara terganggu sehingga terjadi kekurangan oksigen (hipoksemia).

Penyakit pneumonia juga amat berbahaya dan mematikan bagi anak-anak, khususnya bagi balita.

Baca juga: Punya Gejala Mirip, Ini Beda Bronkitis dan Pneumonia

Dikutip dari akun Instagram Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), pneumonia adalah penyakit infeksi pembunuh nomor satu pada kelompok balita.

Ada satu anak meninggal di dunia setiap 39 detik akibat penyakit ini. Artinya, pneumonia menyebabkan kematian 2.200 anak per harinya di seluruh dunia.

Sebenarnya, penyakit ini bisa dicegah dan diobati, namun sering terlambat karena orangtua tidak paham.

Penanganan dan gejala yang lambat dikenali berisiko terhadap pasien anak.

Gejala pneumonia pada anak antara lain batuk, napas cepat, demam, lesu dan nafsu makan yang menurun.

Seringkali, anak tidak mampu mengenali kondisinya sendiri sehingga orangtua harus lebih awas.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.