Kompas.com - 14/11/2021, 14:54 WIB

KOMPAS.com - Ajang lomba inovasi karya anak bangsa di bidang kesehatan, Indonesia Healthcare Innovation Awards (IHIA) V-2021 kini memasuki babak final 10 besar. Selanjutnya akan dilakukan proses penilaian untuk menetapkan peraih Platinum award, Gold award & Silver award.

IHIA V-2021 memberikan penghargaan dalam lima kategori inovasi yaitu: Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT), Mutu Pelayanan Kesehatan (MPK), Alat Kesehatan (ALKES) dan Teknologi Informasi Kesehatan (TIK).

Ketua Umum Indonesia Healtcare Innovation Expo, Supriyantoro mengatakan, situasi pandemi Covid-19 yang telah melanda di Indonesia, tidak membuat inovasi-inovasi kesehatan mengendur.

"Pandemi Covid-19 mampu menjadi katalis atau faktor yang mempercepat lahirnya berbagai inovasi dan teknologi kesehatan," katanya dalam keterangan pers.

Situasi pandemi Covid-19, lanjut Supriyantoro, menjadi titik tolak bagi inovator-inovator Indonesia untuk membangun industri alat kesehatan dan obat yang selama ini masih banyak bergantung pada impor.

Baca juga: Luhut Minta Tak Ada Lagi Impor Alat-alat Kesehatan

“Kami berharap ajang ini semakin memacu lahirnya teknologi dan inovasi-inovasi kesehatan yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Semua demi peningkatan mutu dan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia,” ujarnya.

Beberapa inovasi yang dibuat oleh para finalis antara lain terkait deteksi dini kanker serviks, penanganan remaja berperilaku beresiko, aplikasi kesehatan jantung, penurunan risiko stunting, pemantauan kesehatan balita, hingga peningkatan program Posyandu.

Mmasyarakat umum juga bisa berpartisipasi dalam pemilihan juara favorit. Caranya dengan mengunjungi laman facebook IndoHCF atau untuk informasi lebih lengkap dapat mengunjungi kanal website www.indohcf-award.com lalu pilih peserta terfavorit.

Lomba inovasi bidang kesehatan ini merupakan bagian dari Corporate Social Responsibilty (CSR) PT IDS Medical Systems Indonesia bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan RI , BKKBN dan organisasi/institusi di bidang kesehatan lainnya diselenggarakan dalam rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional.

Baca juga: Ini Strategi Kemenkes Ciptakan Kemandirian di Bidang Kesehatan

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.