Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengenal Polyglutamic Acid, Kandungan Skincare yang Sangat Melembapkan

Kompas.com - 14/11/2021, 19:51 WIB
Anya Dellanita,
Lusia Kus Anna

Tim Redaksi

Sumber HuffPost

KOMPAS.com – Makin hari rasanya semakin banyak saja kandungan skincare yang diklaim sebagai “kandungan terbaik untuk kulit”. Sebut saja retinol, asam salisilat, hyaluronic acid, atau pun alpha hydroxy acids (AHA).

Bertambah lagi satu lagi kandungan skincare yang sedang ramai diperbincangkan karena manfaatnya, yaitu polyglutamic acid (PGA).

Bisa dikatakan, PGA adalah kandungan produk perawatan kulit yang cukup menarik. Pasalnya, PGA adalah peptida yang berasal dari bakteri bacillus dalam natto atau sejenis kedelai fermentasi asal Jepang.

"Ini (PGA) dibuat ketika beberapa asam glutamat terhubung bersama. PGA dapat diekstraksi dari kedelai atau disintesis di laboratorium,” kata dokter kulit Seemal R. Desai.

Baca juga: Apa Beda Krim Pelembap Harga Jutaan dengan yang Murah?

Lantas, apa manfaat yang membuuat kandungan ini populer?

Rupanya, PGA sangat cocok digunakan saat cuaca dan perubahan musim membuat kulit menjadi  kering. Jika tinggal di negara dengan musim dingin, penggunaan PGA pun bisa dipertimbangkan.

“Ini memang hidrator yang sangat kuat,” kata dokter kulit Pearl E. Grimes.

Ia menambahkan, menurut laporan, PGA dapat menyerap kelembapan 4.000 hingga 5.000 kali beratnya sendiri, lebih banyak jika dibandingkan dengan asam hialuronat yang biasanya menyerap hingga 1.000 kali beratnya sendiri.

"Ada beberapa penelitian dalam beberapa tahun terakhir yang menunjukkan kemanjurannya dalam melembapkan dan menghidrasi kulit. Bahkan, PGA dapat mempercepat proses penyembuhan kulit,” tambahnya.

Baca juga: Hyaluronic Acid, Senyawa Ampuh untuk Tampil Awet Muda

Dipakai untuk penyembuhan luka

Sebenarnya, polyglutamic acid telah digunakan untuk merawat kulit selama bertahun-tahun karena merupakan salah satu obat penyembuh luka tradisional.

“Tetapi, baru-baru ini popularitasnya sebagai bahan perawatan kulit meningkat," kata dokter kulit Heather Woolery-Lloyd kepada HuffPost.

Kemampuan utama PGA adalah membantu menarik dan menjaga kelembapan serta hidrasi di kulit. Secara tidak langsung hal ini dapat mengurangi munculnya garis-garis halus dan kerutan dengan mengganti kelembapan di dalam sel.

Tidak semua bahan aktif skincare bisa dipadu padankan. Salah memadukan bahan aktif satu dan lainnya bisa membuat produk yang kita gunakan jadi tidak efektif dan sia-sia.FREEPIK/BENZOIX Tidak semua bahan aktif skincare bisa dipadu padankan. Salah memadukan bahan aktif satu dan lainnya bisa membuat produk yang kita gunakan jadi tidak efektif dan sia-sia.

Siapa yang boleh menggunakan PGA?

Kata “acid” berarti “asam,” membuat beberapa orang, terutama yang memiliki kulit sensitif, khawatir.

Namun, tenang saja. Sebab, asamnya tidak terlalu kuat.

“Gugus asamnya tidak terlalu kuat, sehingga potensi iritasinya jauh lebih rendah,” kata Michelle Wong, Ph.D, pendiri Lab Muffin Beauty Science.

Jadi, terlepas dari jenis kulit, entah itu kering, berminyak, atau kombinasi, PGA mungkin dapat ditoleransi oleh kulit.

Kendati demikian, akan lebih baik jika berkonsultasi dengan dokter kulit bersertifikat terlebih dahulu sebelum memakainya, terutama jika kulit kamu sensitif.

Baca juga: Sembilan Kesalahan dalam Menggunakan Pelembap Wajah

Padukan dengan Hyaluronic Acid (asam hialuronat)

Produk ini rupanya bisa dipadukan dengan kandungan lain seperti hyaluronic acid.

“Saran saya, aplikasikan serum hialuronat terlebih dahulu, lalu lapisi produk asam poliglutamat di atasnya,” kata dokter kulit Joshua Zeichner.

Lalu, agar kulit bisa mendapat manfaat maksimal dari PGA, sebaiknya pesiapkan kulit.

“Sebagai humektan yang kuat, PGA membutuhkan air untuk melakukan tugasnya secara efektif,” kata Grimes.

“Artinya, polyglutamic acid harus diaplikasikan dengan benar di atas kulit lembap yang telah dibersihkan, dan jika produk yang Anda gunakan belum memiliki bahan oklusif (dirancang untuk mencegah kehilangan air) di dalamnya, harus disegel atau dikunci dengan produk pelembap oklusif di atasnya,” tambahnya.

Baca juga: Simak, 6 Cara Mengatasi Kulit Kering dan Dehidrasi

Karena relatif baru, banyak ahli yang menyarankan untuk membaca label secara menyeluruh sebelum melakukan pembelian.

“Periksa untuk memastikan produk telah diuji dan dipelajari secara ilmiah, serta memiliki bahan pengawet yang minimal,” kata Desai.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com