Kompas.com - 14/11/2021, 20:17 WIB

 

KOMPAS.com - Mandi setelah berkegiatan di luar rumah menjadi kebiasaan baru banyak orang di masa pandemi. Namun, kebiasaan ini sebenarnya bisa membuat kulit menjadi kering. Ketahui tipsnya agar kelembapan kulit terjaga.

Menurut data, selama pandemi terjadi peningkatan tiga kali lipat kebiasaan mandi dibanding kondisi sebelum pandemi.

Dokter Arini Widodo Sp.KK, dermatologist, menjelaskan ada beberapa penyebab mengapa mandi bisa menyebabkan kulit kering.

"Hal ini disebabkan karena frekuensi mandinya sendiri, durasi waktu mandinya, suhu air yang terlalu panas, sampai pemilihan sabun yang tidak tepat," kata Arini dalam acara talkshow yang digelar Zen Antibacterial Soap secara virtual (12/11/2021).

Selain itu, bertambahnya umur juga akan membuat kelembapan alami kulit berkurang.

"Bertambahnya umur membuat persentase kulit kering meningkat. Namun kulit kering bisa dirasakan semua jenis umur, termasuk anak," ujarnya.

Baca juga: 5 Cara Mengatasi Kulit Kering Saat Musim Hujan

Pemakaian sabun yang keras juga bisa menghilangkan lemak dan minyak alami di kulit. Padahal, lemak kulit ini penting untuk menjaga kelembapan.

Kulit kering tentu tidak bisa diremehkan. Selain membuat kulit tidak nyaman karena ada perasaan tertarik, kondisi ini juga bisa menyebabkan lapisan pelindung (barrier) kulit rusak.

"Kulit merupakan proteksi terhadap berbagai bahan iritan, alergen, juga kuman dan bakteri, yang bisa masuk lewat kulit,"ujarnya.

Selain itu, kulit kering juga terlihat kusam, tidak kenyal, pecah-pecah, hingga gatal dan iritasi.

Untuk melindungi kulit karena sering mandi atau mencuci tangan, ia merekomendasikan penggunaan sabun yang punya kandungan pelembap kulit, misalnya saja ceramide.

Tak hanya itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menjaga kelembapan kulit, misalnya saja tak perlu mandi lama-lama dan gunakan air hangat (sekitar 37 derajat celcius), bukan air panas.

"Saat mandi bilas dengan bersih agar tidak tidak ada sisa sabun yang menempel. Lalu setelah mandi gunakan pelembap tubuh," sarannya.

Baca juga: Jarang Mandi? Kenali Dampaknya pada Tubuh

Antikulit kresek

Untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelembapan kulit, ZEN meluncurkan kampanye Anti-Kresek Kresek (kulit kering sekali).

"Dengan memahami dan lebih mengenali kondisi kulit kering sekali, akan lebih mudah bagi kita untuk memilih pembersih tubuh antibakteri yang tepat," kata Senior VP Marketing PT Bina Karya Prima, Aristo Kristandyo dalam acara yang sama.

Ia mengatakan, kebiasaan membersihkan tubuh setelah kembali ke rumah usai beraktifitas di luar rumah selama pandemi hendaknya terus dilakukan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.