Kompas.com - 24/11/2021, 09:05 WIB
Ketika hubungan cinta berakhir, kita kerap merasa bahwa bagian penting dari diri kita telah terputus pula. Namun, ketika kita mampu menghadapinya dan berhasil menerima kenyaaan hingga move on, kita malah bisa memanfaatkan sumber daya batin untuk membantu hidup. PEXELS/ RODNAE PRODUCTIONKetika hubungan cinta berakhir, kita kerap merasa bahwa bagian penting dari diri kita telah terputus pula. Namun, ketika kita mampu menghadapinya dan berhasil menerima kenyaaan hingga move on, kita malah bisa memanfaatkan sumber daya batin untuk membantu hidup.

KOMPAS.com – Berakhirnya hubungan asmara memang kerap menyakitkan. Rasa putus asa, gagal, dan cemas pun kerap timbul akibat hilangnya komitmen dan identitas sebagai pasangan.

Tak jarang pula putus hubungan dapat menyakiti kita dari berbagai sisi, baik itu secara fisik, dan -tentu saja, secara emosional.

Kondisi ini muncul akibat hilangnya komitmen dan ketergantungan pada keterikatan yang pernah ada, bahkan disertai hilangnya harga diri saat kita harus kembali menjalani hidup sendirian.

Belum lagi, hilangnya semua harapan dan impian terkait masa depan yang pernah kita angankan bersama pasangan.

Baca juga: 3 Tips Menghadapi Rasa Kecewa agar Cepat Move On

Ketika hubungan cinta berakhir, kita kerap merasa bahwa bagian penting dari diri kita telah terputus pula.

Namun, ketika kita mampu menghadapinya dan berhasil menerima kenyaaan hingga move on, kita malah bisa memanfaatkan sumber daya batin untuk membantu memfasilitasi proses kehilangan, perpisahan, dan adaptasi, dengan cara hidup yang baru.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Nah, ada tujuh hal yang bisa dilakukan untuk belajar kembali menata hidup dan move on setelah putus cinta.

  • Terima apa yang terjadi

Akhir dari hubungan mungkin kacau dan menyakitkan, karena tidak ada aturan tentang bagaimana seharusnya pasangan berpisah, atau pun apa yang seharusnya dirasakan.

Lebih baik, hentikan sementara harapan apa pun terkait apa yang seharusnya terjadi, dan bagaimana perasaan kita seharusnya. Sebab, hal itu dapat berubah dari waktu ke waktu.

Lalu, biarkan diri kita bersedih. Ingat, proses berduka tidak linier, melainkan satu siklus. Bahkan dengan kemajuan, bisa saja kita kembali ke titik awal lagi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.