Kompas.com - 24/11/2021, 15:07 WIB

Di Indonesia kebanyakan anak laki-laki disunat saat akan masuk sekolah dasar atau sekitar usia 6-7 tahun. Namun, sebenarnya sunat sudah boleh dilakukan sejak bayi.

Baca juga: Menekan Risiko Komplikasi dengan Metode Sunat Modern

"Dalam berbagai literatur bisa sejak bayi, ini lebih bagus," kata dokter spesialis edah Asrul Muhadi, dalam acara yang sama.

Pada bayi, luka sirkumsisi akan lebih cepat pulih dan tidak menimbulkan trauma anak, khususnya jarum suntik untuk melakukan bius.

Melakukan sunat sejak bayi juga dipilih dr.Reisa Broto Asmoro untuk buah hatinya karena alasan kesehatan.

"Karena saya bekerja jadi tidak bisa selalu ada di rumah untuk memastikan higienitas anak, jadi lebih baik di sunat sejak bayi," ujarnya.

Jika anak akan disunat di usia yang sudah cukup besar, menurut Reisa orangtua perlu mempersiapkan mental anak.

"Harus siap mental, anak dan keluarga, baik saat tindakan mau pun saat perawatan setelahnya. Persiapan mentalnya luar biasa, bahkan sunat bisa bikin anak traumatik," ujarnya.

Itu sebabnya orangtua bisa memilihkan metode sunat yang nyaman bagi anak dan lebih cepat proses pemulihan.

Baca juga: Walau Praktis, Waspada Risiko Sunat Laser

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.