Kompas.com - 24/11/2021, 17:24 WIB

Namun Firman menambahkan, tidak berarti kita harus bersikap paranoid dan kehilangan kegembiraan dalam menggunakan medsos. Kita juga tidak perlu langsung bersikap anti dan menghindari platform medsos tersebut.

Kunci keamanan untuk data pribadi kita adalah mampu memilih tren yang berbahaya atau tidak.

Baca juga: Pahami, Informasi yang Dikategorikan sebagai Data Pribadi

Pakar dari Universitas Indonesia ini menguraikan, kita perlu memberlakukan prinsip umum yakni untuk selalu berhati-hati dan tidak asal mengikuti tren yang sedang berkembang.

Beberapa hal yang tergolong privasi sebaiknya tetap di ranah privat bukan untuk dipublikasi. Apalagi hanya demi menjadi bagian dari tren di media sosial dan dianggap kekinian.

Ia memberikan contoh data pribadi yang harus dijaga antara lain kebiasaan harian, posisi rumah, Nomor Induk Kependudukan (NIK), tanda tangan, nama kecil dan nama orangtua kandung.

"Sebaliknya, yang jadi urusan publik jangan dijadikan urusan pribadi," tandas Firman.

Ia memperingatkan, kita harus menyadari bahwa sekecil apapun data pribadi yang bisa diberikan lewat media digital adalah material yang dapat dimanfaatkan.

Oleh pihak yang tidak bertanggungjawab, informasi tersebut bisa dipakai untuk mengungkap diri kita, tanpa disadari.

Hal ini dimungkinkan karena adanya teknologi algoritma dan data analisis sehingga mampu melakukan profiling pengguna media sosial secara akurat.

Baca juga: Social Engineering, Teknik Manipulasi di Balik Tren Media Sosial

Dosen di berbagai perguruan tinggi ini menekankan kita perlu bersikap hemat dalam memberikan data. Tindakan ini perlu ditanamkan bukan hanya pada pengguna medsos namun seluruh media digital lainnya termasuk aplikasi chatting.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.