Kompas.com - 25/11/2021, 14:11 WIB
Artis peran Valerie Thomas menjalani pemotretan di sela wawancara promosi film 13 The Haunted di Gedung Kompas Gramedia, Jalan Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (12/07/2018). Film yang dibintangi oleh Valerie, Al Ghazali, Marsha Aruan, Jeremy Thomas, Mumuk Ghomez, dan Steffi Zamora iry dijadwalkan mulai diputar di bioskop-bioskop dalam negeri pada 26 Juli 2018. KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMOArtis peran Valerie Thomas menjalani pemotretan di sela wawancara promosi film 13 The Haunted di Gedung Kompas Gramedia, Jalan Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (12/07/2018). Film yang dibintangi oleh Valerie, Al Ghazali, Marsha Aruan, Jeremy Thomas, Mumuk Ghomez, dan Steffi Zamora iry dijadwalkan mulai diputar di bioskop-bioskop dalam negeri pada 26 Juli 2018.

KOMPAS.com - Sosok Valerie Thomas jadi pembahasan karena pengakuannya tidak pernah memakai bra dalam wawancara terbarunya. 

Putri bungsu Jeremy Thomas ini bahkan menyatakan tidak pernah memiliki jenis pakaian dalam wanita itu.

Menurut dia, perilaku serupa juga diterapkan oleh ibunya, Ina Indayanti.

Valerie lebih memilih mengenakan bralette dalam kesehariannya, yang memiliki material lebih tipis sehingga lebih nyaman.

Baca juga: Valerie Thomas: Jadi Public Figure Harus Siap untuk Tidak Disukai

Pembahasan soal penggunaan bra bagi wanita memang seakan tidak ada habisnya.

Bra dianggap sebagai pakaian yang perlu dikenakan demi kepantasan, selain fungsi utamanya sebagai pelindung payudara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun banyak wanita yang merasa tersiksa ketika harus mengenakan bra sepanjang hari.

Kadang ada rasa dikekang, sesak, hingga sensasi tertusuk kawat yang biasanya dipasang di dalam jahitan bra.

Efek dari kebiasaan tak memakai bra

Bra awalnya dirancang sebagai penopang payudara wanita agar lebih nyaman ketika beraktivitas.

Belakangan fungsinya memang berkembang sebagai bagian fashion dan kebutuhan visual namun kegunaannya utamanya tetap dipertahankan.

Pakar kedokteran keluarga, Waqas Ahmad mengatakan kebiasaan tidak mengenakan kutang membuat payudara tidak mendapatkan penopang tersebut.

"Ada ligamen yang disebut ligamen cooper yang berlabuh di sekitar jaringan payudara," katanya, dikutip dari Real Simple.

Kondisi ini menyebabkan payudara bisa mengalami lebih banyak gerakan dan memantul.

Oleh sebab itu, Ahmad berpendapat, tidak mengenakan bra dalam waktu lama akan membuat payudara melorot dan kendur.

Namun, dia juga tidak setuju jika pakaian dalam ini harus dipakai sepanjang hari.

Kebiasaan itu buruk untuk kesehatan karena dapat meningkatkan jumlah produksi keringat, sehingga menyumbat pori-pori dan menyebabkan iritas serta rasa gatal.

Baca juga: Salah Pakai Ukuran Bra Berpengaruh pada Kesehatan

Lina Velikova, pakar kesehatan di situs Supplements101 pun memberian pandangan senada.

Dia mengatakan, payudara memang terlihat lebih kendur ketika kita tidak mengenakan bra.

Namun kondisi ini tidak otomatis membuat otot dan jaringan lunak di sekitar payudara menjadi lemah dan tak berfungsi semestinya.

"Jika kita ingin membantu prosesnya. Kita dapat melakukan latihan payudara yang ditargetkan untuk mengembangkan otot dan memperkuat ligamen lebih cepat," kata dia.

Dikutip dari Elle, kita bisa melakukan sejumlah workout untuk membuat bentuk payudara tetap terjaga.

Selain itu, kita juga bisa mencegah sakit punggung atau bahu, yang biasanya dirasakan ketika tidak mengenakan bra.

Ada sejumlah gerakan yang bisa dilakukan untuk memperkuat otot inti, punggung, dan bahu untuk mencegah rasa sakit tersebut.

Misalnya saja dengan peregangan dan aktivasi otot sebagai kunci untuk menciptakan pengelompokan otot yang kuat.

Latihan pernapasan berbasis lantai yang tidak terlalu membebani postur tubuh juga akan membantu.

Baca juga: 3 Langkah Sederhana Mengetahui Ukuran Bra

Demikian pula dengan menggunakan pita resistensi yang mengaktifkan otot tanpa membebani.

Gerakan untuk dapat merangsang aliran darah ke otot-otot postural juga harus dipertimbangkan.

Pentingnya memilih bra yang nyaman

Kebiasaan untuk tidak mengenakan bra mungkin terasa agak ekstrem untuk sebagian wanita.

Banyak yang merasa sungkan jika tidak mengenakan pakaian dalam ketika harus keluar rumah atau bertemu orang lain.

Brallete atau bra olahraga seringkali bukan pilihan yang mudah didapatkan. Selain harganya yang cenderung lebih mahal, banyak yang tidak terbiasa mengenakan jenis pakaian dalam ini.

Dora Lau, pendiri DLI, perusahaan yang memproduksi berbagai bra untuk merek global mengatakan bra yang baik harus memiliki penopang yang kokoh agar terasa nyaman.

"Penopangnya ada di pita dan sayap, bukan tali bahu," kata dia.

Kuncinya adalah memastikan talinya pas dan nyaman dikenakan. Selain itu, pelajari cara mengukur ukuran payudara untuk mendapatkan bra yang benar-benar pas.

Lau lantas merekomendasikan untuk menaikkan ukuran cup atau menurunkan ukuran talinya untuk pemiliki payudara berukuran C atau lebih besar.

Hal ini dapat membuat bra menjadi lebih nyaman dikenakan sehingga tidak lagi terasa menyiksa.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.