Kompas.com - 27/11/2021, 10:00 WIB

Pancuran dan keran bisa menampung patogen yang berbahaya, salah satunya adalah Legionella pneumophilia.

Lebih parahnya lagi, jika seseorang menghirup percikan air atau secara tidak sengaja menelan H2O yang mengandung Legionella, hal ini dapat menyebabkan infeksi paru-paru yang serius.

Meski Legionella tidak membuat banyak orang sehat sakit, orang dewasa yang lebih tua, orang dengan sistem kekebalan yang lemah, dan mereka yang memiliki penyakit paru-paru kronis dan kondisi kesehatan tertentu berisiko lebih tinggi sakit karena bakteri ini.

Baca juga: Cara Efektif Bersihkan Ubin dan Nat Kamar Mandi

Seberapa sering harus membersihkan kamar mandi?

Mandi adalah hal yang wajib dilakukan agar tubuh terbebas dari kuman ataupun virus yang menumpuk di kulit. Hal ini tentunya juga berlaku bagi orang yang rentan terkena penyakit.

Untuk menjawab pertanyaan seberapa sering membersihkan kamar mandi, Reynolds mengatakan bahwa sebaiknya tempat ini dibersihkan dan didisinfeksi setiap minggu. Tujuannya untuk mencegah jamur dan bakteri.

Cara membersihkan kamar mandi

Membersihkan kamar mandi tidak sekadar membilas atau menggosok dinding dan lantai dengan cairan pembersih dan air. Ada bagian lain yang juga harus kamu perhatikan. Berikut ini adalah cara-caranya.

1. Lantai dan dinding

Bagian ini sebaiknya dibersihkan setiap minggu dengan detergen dan sikat gosok untuk membersihkan permukaan pancuran, termasuk ubin pancuran dan saluran pembuangan pancuran.

Setelah menghilangkan kotoran yang terlihat, semprotkan produk disinfektan berbusa untuk membunuh kuman.

Baca juga: Kiat Membersihkan Tiap Bagian Kamar Mandi

2. Keset dan tirai kamar mandi

Keset dan tirai mandi juga harus rutin dibersihkan, apalagi dua benda ini bisa menjadi tempat menempelnya bakteri dan virus.

Jika ingin membersihkan keset dan tirai kamar mandi, kamu cukup memasukkannya ke mesin cucian. Alternatif lain menggunakan semprotan atau tisu pembunuh kuman. Cara ini juga berlaku untuk pintu kamar mandi. Lakukan pembersihan ini setiap bulan.

3. Pancuran

Bersihkan pancuran dengan semprotan disinfektan atau sabun berbusa menggunakan sikat gigi bekas. Tetapi, untuk pembersihan yang dalam, Reynolds menyarankan pancuran agar dibuka terlebih dahulu. Setelah itu, bagian dalam pancuran direndam dalam larutan disinfektan.

 

Baca juga: Cara agar Kulit Tetap Lembap walau Sering Mandi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Sumber Livestrong


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.