Kompas.com - 30/11/2021, 06:34 WIB
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Saat kucing peliharaan berada jauh dari pandangan kita, mungkin kita menilai hewan itu sedang asyik sendiri dan tidak memikirkan tuannya sama sekali.

Belum tentu lho. Sebab, kucing tetap memerhatikan tuannya meski kita berada di ruangan lain.

Hal ini terungkap dari studi terbaru yang dilakukan para peneliti di Jepang.

Seperti dilaporkan CNN, mahasiswa doktoral Saho Takagi di Kyoto University, Jepang melakukan studi terkait kebiasaan kucing mengawasi tuannya.

Ditemukan, telinga kucing bisa menjadi alat yang ampuh untuk mendeteksi pemiliknya.

"Saya melihat seekor kucing dengan satu telinga dimiringkan ke belakang, mendengarkan suara di belakang, dan merasa bahwa kucing pasti memikirkan banyak hal dari suara itu," kata Takagi kepada CNN.

Takagi pun menguji apakah kucing memetakan gerakan pemiliknya melalui suara dengan serangkaian eksperimen.

Pada studi tersebut, Takagi bersama tim peneliti mencatat bagaimana kucing bereaksi terhadap suara tuannya tanpa isyarat visual.

Sebagai gantinya, peneliti memainkan suara pemilik kucing dengan menggunakan speaker.

Speaker itu ditempatkan di beberapa ruangan, di lokasi yang tidak dapat dilihat kucing.

Kemudian, dari speaker tersebut keluar rekaman suara pemilik kucing satu per satu.

Saat rekaman diputar, sekelompok orang menyaksikan reaksi kucing, seperti gerakan telinga dan kepala hewan tersebut terhadap suara.

Berdasarkan pengamatan peneliti, sebagian besar kucing terkejut mendengar suara pemiliknya berpindah dari satu ruangan ke ruangan lain.

Hasil ini menunjukkan, kucing cenderung membuat "peta mental" atau peta yang menggambarkan di mana pemiliknya berada melalui suara.

Menurut Takagi, studi ini menandakan kucing lebih peduli pada tuannya daripada perkiraan kita.

"Secara umum diyakini bahwa kucing tidak tertarik pada pemiliknya seperti anjing," ujar Takagi.

"Tetapi kucing secara mental mengetahui kehadiran pemiliknya meski tidak terlihat."

Lebih lanjut ia mencatat, temuan ini memerlihatkan bahwa kucing memiliki pikiran yang kompleks.

"Ini adalah kemampuan yang menjadi dasar kreativitas dan imajinasi," kata Takagi.

"Kucing menghabiskan sebagian besar waktu untuk tidur, dan orang-orang sering menganggap kucing hanya tidur, tetapi kucing mungkin memikirkan banyak hal."

Baca juga: 8 Hal yang Membuat Kucing Peliharaan Kesal dan Terganggu

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.