Kompas.com - 30/11/2021, 14:47 WIB
Ilustrasi varian Omicron (B.1.1.529). Dokter di Afrika Selatan yang pertama kali menyadari ada varian baru Covid-19 mengatakan, gejala varian Omicron sangat ringan seperti infeksi virus umumnya. SHUTTERSTOCK/natatravelIlustrasi varian Omicron (B.1.1.529). Dokter di Afrika Selatan yang pertama kali menyadari ada varian baru Covid-19 mengatakan, gejala varian Omicron sangat ringan seperti infeksi virus umumnya.

KOMPAS.com - Kemunculan mutasi terbaru Covid-19, varian Omicron memicu kekhawatiran di seluruh dunia.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut varian Omicron memunculkan risiko lonjakan kasus infeksi yang amat tinggi.

Beberapa di antaranya mengkhawatirkan dampak potensialnya pada lintasan pandemi.

Namun belum ada kasus kematian yang terbukti disebabkan oleh varian yang pertama kali diidentifikasi di Afrika Selatan ini.

Sebagian kalangan cemas gejala dan risikonya akan bisa lebih parah dibandingkan varian Delta.

Penelitian pun masih terus dilakukan untuk memastikan sejumlah informasi penting, termasuk oleh raksasa farmasi seperti Moderna dan Pfizer.

Baca juga: Tangkal Varian Omicron, Moderna Siap Luncurkan Vaksin Baru Awal 2022

Varian Omicron mengandung lusinan mutasi yang diharapkan dapat mengubah cara virus berperilaku, termasuk kemampuannya menyebabkan infeksi.

Demikian pula soal kemampuan virus tersebut bertahan dari kekebalan tubuh yang telah ditingkatkan dengan vaksin maupun infeksi sebelumnya.

Antibodi melindungi terhadap virus dengan menempelkannya dan mencegahnya menginfeksi sel manusia.

Untuk melakukannya, sistem kekebalan tubuh harus mengenali bagian-bagian tertentu dari virus.

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.