BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan Urban Republic

Seperti Ini Cara Ciptakan Rumah Bersih, Bebas Pencetus Alergi

Kompas.com - 30/11/2021, 16:17 WIB
Ilustrasi membersihkan rumah. Shutterstock/NT_StudioIlustrasi membersihkan rumah.
|

KOMPAS.com – Kebersihan rumah jadi harga mati ketika di dalamnya terdapat anggota keluarga dengan riwayat alergi debu atau alergi rinitis. Sebab, paparan alergen sedikit saja bisa memicu beragam reaksi yang menimbulkan rasa tidak nyaman bagi penderitanya.

Menurut Asosiasi Ahli Imunologi, Serta Spesialis Asma Dan Alergi Amerika Serikat (ACAAI), alergi debu disebabkan patogen-patogen yang terdapat dalam debu itu sendiri. Contohnya, tungau, jamur, serbuk sari, bangkai kecoa, bulu, dan sel-sel kulit mati hewan.

Adapun gejala umum yang timbul akibat paparan alergen tersebut adalah bersin-bersin, batuk, serta sensasi gatal pada sistem pernafasan atas dan mata. Bahkan, tak jarang memicu sesak napas.

Meski terkesan sepele, reaksi tersebut sebenarnya menimbulkan ketidaknyamanan, baik bagi penderita maupun orang lain di sekitar. Pasalnya, tak sedikit orang yang terganggu dengan suara bersin atau batuk.

Baca juga: Level PPKM Turun, Yuk Jajal Aktivitas Seru Ini demi Jaga Kesehatan Mental

Menciptakan rumah bebas alergen

Sebagai tempat berlindung, rumah seyogianya mampu menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh penghuni, termasuk anggota keluarga yang mengidap alergi debu.

Ada beragam cara yang bisa dilakukan agar rumah terbebas dari alergen. Ikuti tips berikut untuk memastikan bahwa semua anggota keluarga tetap aman dan sehat.

1. Kontrol suhu dan kelembapan udara

Tungau dan jamur sangat menyukai tempat-tempat bersuhu di atas 21 derajat Celsius dengan kelembapan tinggi, yakni 75-80 persen.

Untuk mencegah kedua alergen tersebut tumbuh subur di rumah Anda, pastikan suhu seluruh ruangan selalu sejuk, di bawah 21 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan tidak lebih dari 50 persen.

Selain itu, tidak ada salahnya menempatkan air purifier atau pemurni udara di beberapa sudut rumah. Misalnya saja, IT Smart Air Purifier S130.

Sesuai namanya, alat ini bekerja mengisap udara, lalu menyaringnya hingga bersih. Kemudian, udara bersih tersebut disalurkan kembali ke ruangan.

Berdasarkan riset Stillerman yang dimuat dalam jurnal berjudul Efficacy of indoor air purification in the treatment of Artemisia pollen-allergic rhinitis: A randomised, double-blind, clinical controlled trial, penggunaan pemurni udara dapat membantu menurunkan gejala alergi rinitis

2. Bersihkan furnitur secara rutin

Debu sangat mudah menempel pada tirai, seprai, selimut, serta sarung bantal dan guling. ACAAI merekomendasikan seluruh furnitur kain tersebut sebaiknya dicuci secara rutin seminggu sekali dengan air panas.

Begitu pula dengan kasur, karpet, bantal, guling, dan sofa. Tak hanya debu, tungau dan jamur pun kerap hidup di perabotan tersebut. Karenanya, pembersihan rutin menggunakan vacuum cleaner perlu dilakukan.

Untuk karpet, laman thespruce.com, Sabtu (16/10/2021), menyebutkan bahwa penyedotan dianjurkan dilakukan rutin setiap dua hari sekali menggunakan penyedot debu berfilter high-efficiency particulate air (HEPA).

Diwartakan Kompas.com, Kamis (9/7/2020), filter tersebut berada di peringkat antara 17 dan 20 dalam pengukuran minimum efficiency reporting value (MERV). Sementara, tingkatan MERV secara umum hanya berkisar 1-16.

Intinya, semakin tinggi nilai MERV, semakin efisien filter dalam mengurangi partikel bebas di udara, termasuk jamur, bakteri, dan virus, serta mampu menghilangkan bau tidak sedap.
Untuk furnitur keras, seperti meja, lemari, lukisan, dan vas, bisa dibersihkan dengan lap basah.

3. Kendalikan hama dan hewan peliharaan di lingkungan rumah

Langkah selanjutnya yang perlu dilakukan untuk menciptakan rumah bebas alergen adalah dengan mengendalikan populasi hama, termasuk kecoak. Caranya, buanglah sampah setiap hari karena hama menyukai tempat-tempat kotor.

Pastikan juga saluran pembuangan bersih dan tidak tersumbat. Anda bisa menggunakan produk pembasmi hama profesional dan menutup semua celah yang memungkinkan hama masuk ke dalam rumah.

Selain itu, usahakan hewan peliharaan berbulu, seperti kucing dan anjing, tidak masuk ke dalam rumah. Pasalnya, debu kerap menempel pada bulu-bulu kedua hewan tersebut.

4. Pastikan kebersihan seluruh ruangan dalam hunian

Demi kesehatan keluarga, seluruh ruangan pada hunian, mulai dari ruang tamu, kerja, makan, dapur, tidur, hingga toilet, harus terjaga kebersihannya. Bersihkan secara rutin menggunakan sapu, kain pel, atau vacuum cleaner.

Untuk kamar tidur, pembersihan bisa dilakukan paling tidak seminggu sekali. Sementara, ruangan lain yang kerap dijadikan tempat kumpul keluarga perlu dibersihkan sesering mungkin.

Kelembapan kamar mandi juga perlu diperhatikan agar tidak berjamur. Begitu pula dengan permukaan lantai dan dindingnya. Anda bisa menggunakan produk pembersih berbahan klorin atau hidrogen peroksida untuk membersihkan bagian tersebut dan mencegah timbulnya lumut.

5. Beri aturan pada area masuk

Saat beraktivitas di luar ruangan otomatis barang-barang yang digunakan terpapar debu. Contohnya, jaket, topi, sepatu, dan sandal.

Karena itu, tak ada salahnya menyiapkan satu area khusus dekat pintu masuk untuk menempatkan barang-barang tersebut agar debu dari luar tidak terbawa ke dalam rumah.

Meski posisinya berada di luar rumah, jangan lupa bersihkan area tersebut paling tidak seminggu sekali guna mencegah penumpukan debu.

Baca juga: Waktunya Refreshing, 3 Inspirasi Aktivitas yang Bisa Dilakukan Saat Libur Akhir Tahun

Nah, itulah lima cara praktis menciptakan rumah bersih dan bebas alergen. Kelima hal tersebut sebenarnya berlaku bagi siapa saja, termasuk Anda yang tinggal sendiri. Ini mengingat, menjaga kebersihan merupakan pangkal kesehatan.

Untuk IT Smart Air Purifier S130, Anda bisa mendapatkannya di pop-up store IT yang akan dibuka pada Senin (29/11/2021) hingga Minggu (5/12/2021) di Mall Kota Kasablanka dan Mall Kelapa Gading Jakarta.

IT sendiri adalah brand perangkat pintar premium yang didesain dan diproduksi dengan standar tertinggi. Merek tersebut dibuat untuk memenuhi kebutuhan teknologi yang memudahkan kehidupan dan memenuhi gaya hidup kaum urban.

Distribusi produk teknologi pintar IT dilakukan oleh Urban Republic yang merupakan bagian dari Erajaya Group.

Ada promo spesial yang ditawarkan jika berbelanja langsung pada event pop-up store IT.
Selama pop-up store dibuka, IT akan memberikan sejumlah promo menarik bagi para pelanggan. Sebut saja, gratis smart bulb dan diskon hingga 50 persen untuk pembelian produk berkategori Bundling Promo.

Selain itu, pelanggan juga bisa mendapatkan IT Smart Air Purifier dengan harga promo Rp 999.000 dari harga normal Rp 1.499.000.

Jadi, buat Anda yang tengah mencari gadget dan perangkat elektronik lain, seperti smartwatch, bluetooth speaker, audio, headset, drone, action camera, buds, dan air purifier bisa mengunjungi pop-up store IT. Seluruh barang yang dijual terjamin orisinal dan bergaransi TAM.

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai pop-up store ataupun promo menarik lain dari IT, Anda bisa hubungi WhatsApp Center Urban Store di nomor 0819-9740-0585 atau klik tautan ini.


Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.