Kompas.com - 03/12/2021, 08:56 WIB
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Berkebun masih menjadi salah satu kegiatan yang diminati untuk mengisi waktu luang di rumah.

Banyak dari mereka yang hobi berkebun memilih kaktus untuk menghias rumah agar tampak cantik nan asri.

Kaktus terbilang tidak mudah layu seperti kebanyakan tanaman hias, sehingga tanaman ini cocok dipilih untuk pemula.

Namun, masalah yang kerap ditemui pecinta kaktus adalah kondisi tanaman yang membusuk dan mati.

Pembusukan tanaman kaktus bisa dilihat dari batang yang tadinya keras menjadi lembek, dan berubah warna menjadi kecokelatan.

Batang yang lembek akan tampak berair dan terkadang mengeluarkan bau tak sedap.

Pembusukan kaktus bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Mulai dari frekuensi atau seberapa sering tanaman disiram dan cara kita menyiram.

Kemungkinan lainnya adalah serangan bakteri atau jamur, dan ini sangat sulit untuk dipantau.

Bakteri atau jamur akan masuk ke sel tubuh kaktus ketika permukaan batang tergores atau terluka, sehingga kulit tanaman terbuka.

Baca juga: 5 Kesalahan Perawatan yang Bikin Tanaman Kaktus Cepat Busuk

Setidaknya ada enam hal yang menyebabkan tanaman kaktus membusuk, yaitu:

1. Cara menyiram yang keliru

Cara menyiram yang salah menyebabkan kaktus cepat membusuk dan mati, seperti menyirami tanaman itu dengan air terlalu banyak.

Siram kaktus dengan menggunakan botol semprot. Tujuannya agar kaktus tidak terlalu basah dan lembap.

2. Terlalu sering disiram

Perhatikan frekuensi penyiraman kaktus. Perlu diketahui, kaktus tidak perlu disiram terlalu sering karena hal itu justru menyebabkan tanaman membusuk.

Tanaman ini hidup di lingkungan yang kering, dan memiliki akar yang pendek dan sedikit. Oleh karenanya, akar kaktus tidak dapat menyerap air terlalu banyak.

Dianjurkan untuk menyiram kaktus seminggu sekali, atau ketika kondisi tanaman sudah terlihat sangat kering.

3. Diletakkan di tempat lembap

Kaktus merupakan tanaman yang mendambakan paparan sinar matahari. Jadi, jangan ditaruh di tempat yang lembap.

Kaktus yang diletakkan dalam ruangan bisa tetap tumbuh subur apabila berada di dekat jendela atau tempat yang terpapar sinar matahari.

Biasanya tanaman ini membutuhkan sinar matahari selama empat hingga enam jam dalam sehari.

4. Tidak diberi pupuk

Sama seperti tanaman hias lainnya, kaktus membutuhkan pupuk sebagai asupan nutrisi untuk pertumbuhan tanaman.

Meski demikian, jangan asal memberi pupuk pada kaktus. Pilihlah pupuk organik agar kaktus tumbuh subur.

5. Terserang penyakit

Hama penghisap, kutu, atau bakteri dan jamur akan membuat kaktus terserang penyakit dan akhirnya membusuk.

Bakteri dan jamur menyebabkan timbulnya bintik kecil cekung, koreng, atau titik-titik di area kulit kaktus.

Solusinya, jangan meletakkan tanaman kaktus di tempat yang hangat dan lembap.

6. Tidak memerhatikan perkembangan tanaman

Pantaulah perkembangan kaktus, karena ini bisa menandakan apakah tanaman tersebut berpotensi membusuk dan cepat mati atau tidak.

Jika kaktus tidak menunjukkan pertumbuhan, segera ganti media tanam yang lama dengan media tanam baru.

Kemudian, letakkan kaktus selama satu hingga dua minggu di tempat yang terkena sinar matahari.

Baca juga: Trik Merawat Kaktus di Dalam Rumah

Ilustrasi tanaman kaktus.PIXABAY/LUISELLA PLANETA LEONI Ilustrasi tanaman kaktus.
Mengatasi pembusukan tanaman kaktus

Untuk mengatasi pembusukan tanaman kaktus, buang bagian tanaman yang membusuk agar bagian tanaman yang masih baik bisa selamat.

Tingkat keberhasilan metode ini tergantung dari tingkat keparahan kondisi pembusukan tanaman. Caranya:

1. Keluarkan kaktus dari pot dan bersihkan, lalu gunakan pisau atau cutter untuk memotong bagian tanaman yang membusuk.

2. Potong bagian tanaman yang membusuk secara horizontal, sekitar beberapa sentimeter, tergantung ukuran tanaman kaktus.

3. Lihat potongan melintang dari tanaman kaktus yang ingin diselamatkan. Pastikan sudah tidak ada bagian yang berwarna kecokelatan.

4. Keringkan kaktus dengan cara dianginkan, jangan sampai terkena basah. Saat mengeringkan kaktus, posisikan bagian yang dipotong menghadap ke atas supaya cepat kering. Tunggulah sampai bagian itu benar-benar mengering.

5. Tanam kembali kaktus di media tanam yang baru. Tunggulah sekitar seminggu sebelum disiram air.

Baca juga: 4 Tips Memilih Pot untuk Tanaman Kaktus, Jangan Asal!

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.