Kompas.com - 04/12/2021, 15:10 WIB

KOMPAS.com - Ada beberapa hal yang tidak boleh dilakukan setelah olahraga atau sebaiknya kita hindari.

Sayangnya, masih banyak dari kita yang mungkin mengabaikan ini karena belum menyadari bahwa rutinitas setelah olahraga sama pentingnya dengan sebelum olahraga.

Padahal, rangkaian rutinitas olahraga yang kita lakukan, mulai dari persiapan, sesi olahraga, hingga setelah olahraga sama pentingnya terhadap keberhasilan kita secara keseluruhan.

Baca juga: 9 Pilihan Olahraga untuk Menurunkan Berat Badan

Hal yang tidak boleh dilakukan setelah olahraga

Berikut beberapa hal yang tidak boleh dilakukan setelah olahraga:

  • Lupa menghidrasi kembali tubuh

Lupa menghidrasi kembali tubuh adalah hal yang tidak boleh dilakukan setelah olahraga. Terutama jika kita melakukan olahraga intens yang mengeluarkan banyak keringat.Unsplash/Quokkabottles Lupa menghidrasi kembali tubuh adalah hal yang tidak boleh dilakukan setelah olahraga. Terutama jika kita melakukan olahraga intens yang mengeluarkan banyak keringat.

Selama berolahraga, kita mungkin tak bisa sering-sering minum. Jadi, penting untuk segera menghidrasi tubuh setelah selesai olahraga.

Lupa menghidrasi kembali tubuh adalah hal yang tidak boleh dilakukan setelah olahraga. Terutama jika kita melakukan olahraga intens yang mengeluarkan banyak keringat.

Menurut Healthline, mengisi kembali tubuh dengan cairan yang dibutuhkan dapat membantu meningkatkan fleksibilitas otot, membangun kekuatan, dan mencegah nyeri otot.

Minumlah setidaknya 500 mililiter air atau minuman sehat, seperti air kelapa, dan teh hijau atau teh hitam.

Kita juga bisa memilih minuman olahraga rendah gula yang mengandung elektrolit, seperti kalium dan natrium, yang dapat mencegah dan meredakan kram otot.

Baca juga: Minum Air Dingin Setelah Olahraga Baik untuk Kesehatan, Kok Bisa?

  • Melewatkan pendinginan

Pendinginan adalah salah satu hal yang tidak boleh dilewatkan setelah olahraga.PEXELS/JONATHAN BORBA Pendinginan adalah salah satu hal yang tidak boleh dilewatkan setelah olahraga.

Tahapan ini adalah salah satu hal yang tidak boleh dilewatkan setelah olahraga.

Sesi pendinginan memungkinkan detak jantung kembali kentingkat normal secara bertahap sekaligus membantu menghentikan pengumpulan darah di ekstremitas bawah, yang mungkin membuat lita merasa pusing.

Pendinginan yang tepat juga dapat membantu menghilangkan stres, mencegah nyeri otot, dan mencegah cedera.

Baca juga: Kenapa Perlu Melakukan Pendinginan Setelah Olahraga?

  • Menunda makan

Salah satu hal yang sebaiknya tidak dilakukan setelah olahraga adalah menunda makan.PIXABAY/PATRIESTB Salah satu hal yang sebaiknya tidak dilakukan setelah olahraga adalah menunda makan.

Salah satu hal yang sebaiknya tidak dilakukan setelah olahraga adalah menunda makan.

Menurut American Council on Exercise, sepweti dikutip Refinery29, idealnya kita makan dalam waktu 30-45 menit setelah berolahraga.

Hal ini dilakukan agar tubuh dapat mensintesis nutrisi dengan baik demi mempercepat pemulihan otot.

Beberapa camilan yang bisa dikonsumsi setelah olahraga termasuk smoothie atau protein bar. Apapun makanannya, cobalah mencari camipajbdengan rasio karbohidrat dan protein 3:1 atau 4:1, seperti pisang, selai kacang, dan secangkir susu.

Baca juga: Mana yang Lebih Baik Konsumsi Buah, Jus atau Smoothie?

  • Mengonsumsi makanan tinggi lemak

Hindari mengonsumsi makanan tinggi lemak karena akan memperlambat proses pencernaan. Ini adalah hal yang sebaiknya tidak dilakukan setelah olahraga.FREEPIK/DIANA.GRYTSKU Hindari mengonsumsi makanan tinggi lemak karena akan memperlambat proses pencernaan. Ini adalah hal yang sebaiknya tidak dilakukan setelah olahraga.

Kita memang dianjurkan untuk segera makan camilan setelah olahraga untuk mengembalikan energi yang hilang.

Namun, hindari mengonsumsi makanan tinggi lemak karena akan memperlambat proses pencernaan. Ini adalah hal yang sebaiknya tidak dilakukan setelah olahraga.

Menurut Shape, kita memerlukan makanan tinggi nutrisi yang bisa cepat diserap ke aliran darah dan sel-sel tubuh. Dengan begitu, kita bisa mengisi ulang tubuh kita dengan "bahan bakar" secara cepat atau dalam 20-30 menit setelah olahraga.

Baca juga: 7 Fakta Makanan Cepat Saji, dari Praktis hingga Bisa Picu Kanker

  • Tetap memakai pakaian yang berkeringat

Tetap memakai pakaian basah menjadi salah satu hal yang tidak boleh dilakukan setelah olahraga karena pakaian yang basah rentan menjadi tempat berkembang biak bakteri.Unsplash/Martine Jacobsen Tetap memakai pakaian basah menjadi salah satu hal yang tidak boleh dilakukan setelah olahraga karena pakaian yang basah rentan menjadi tempat berkembang biak bakteri.

Sebaiknya, setelah berolahraga kita segera mengganti pakaian yang basah karena keringat.

Tetap memakai pakaian basah menjadi salah satu hal yang tidak boleh dilakukan setelah olahraga karena pakaian yang basah rentan menjadi tempat berkembang biak bakteri.

Pada perempuan, misalnya, tidak segera mengganti legging olahraga yang basah dapat memicu perkembangan infeksi ragi.

Baca juga: Cara Mencuci Pakaian Olahraga agar Tidak Rusak dan Awet

  • Merokok

Merokok juga merupakan hal yang tidak boleh dilakukan setelah olahraga maupun di jeda sesi olahraga.PEXELS/ANN H Merokok juga merupakan hal yang tidak boleh dilakukan setelah olahraga maupun di jeda sesi olahraga.

Merokok juga merupakan hal yang tidak boleh dilakukan setelah olahraga maupun di jeda sesi olahraga.

Sebab, nikotin dan karbon monoksida dari rokok secara khusus dapat menyebabkan arteri menyempit dari waktu ke waktu.

Menurut National Institutes of Health, kondisi ini membuat jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah ke jantung, otot, dan organ tubuh lainnya,

Otot-otot tubuh kita juga membutuhkan oksigen untuk melakukan tugasnya.

Tak hanya perlu dihindari setelah berolahraga, kita juga sebaiknya tidak merokok ketika jeda olahraga.

Baca juga: Jangan Sepelekan! Ini 10 Bahaya Merokok bagi Kesehatan

Kurang tidur adalah hal yang tidak boleh dilakukan setelah olahraga.Unsplash/Vladislav Muslakov Kurang tidur adalah hal yang tidak boleh dilakukan setelah olahraga.

Setelah berolahraga, tubuh mungkin menjadi lebih segar sepanjang hari. Namun, bukan berarti kita boleh tidur lebih larut, yang pada akhirnya membuat kita kurang tidur.

Kurang tidur adalah hal yang tidak boleh dilakukan setelah olahraga.

Selama tahap Rapid Eye Movement (REM), tubuh akan memperbaiki dan membangun kembali jaringan-jaringan yang rusak selama berolahraga.

Jadi, mengurangi waktu tidur setelah latihan yang padat tidak hanya membuat kita kurang beristirahat dan tidak segar di keesokan harinya, tapi juga mengacaukan kemajuan yang sebenarjya busa kita dapatkan.

Baca juga: Berapa Lama Hasil Olahraga Terlihat?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.