Kompas.com - 04/12/2021, 21:00 WIB

Thesa mencontohkan, kondom yang terbuat dari bahan alami, seperti kulit domba, akan lebih cepat kedaluwarsa ketimbang kondom yang terbuat dari bahan sintetis, seperti lateks dan poliuretana.

Pada umumnya, masa kedaluwarsa kondom adalah dua hingga lima tahun setelah diproduksi.

"Pada umumnya kondom dapat bertahan selama dua hingga lima tahun semenjak diproduksi pabrik, bukan semenjak dibeli," ucapnya.

Cara lebih mudah untuk mengetahui berapa lama masa kedaluwarsa kondom dapat dilihat dari kotak atau bungkusnya.

Jika tertulis "2022-06", misalnya, artinya kondom dapat memberikan proteksi dari infeksi menular seksual maupun kehamilan hingga Juni 2022.

Oleh karena itu, penting untuk membaca kemasannya secara cermat untuk memastikan kondom belum kedaluwarsa ketika hendak digunakan.

Selain membaca tanggal kedaluwarsa pada kemasan, kita juga bisa mengenali kondom kedaluwarsa dengan mudah.

Thesa menyebutkan, beberapa tanda kondom kedaluwarsa antara lain:

  • Bungkus tersobek dan warnanya pudar, atau terdapat kebocoran pada kemasan. Ini ditandai dengan lubrikan yang keluar dari kemasan.
  • Kondom tampak kering, kaku atau sangat menempel pada bagiannya sendiri.
  • Memiliki bau tidak sedap.

Selain itu, penting untuk diketahui bahwa kondom bisa lebih cepat rusak jika disimpan pada tempat seperti kantong, dompet, maupun di tempat yang pada umumnya mudah terkena suhu panas, kelembapan tinggi, dan benda tajam.

Jadi, penting untuk memastikan menyimpan kondom dengan baik dan benar jika ingin masa simpannya lebih panjang.

"Penyimpanan yang kurang tepat dapat menyebabkan robekan mikro pada kondom. Karena itu usahakan simpan kondom di tempat yang sejuk dan tidak terhimpit oleh benda lain," ucap Thesa.

Baca juga: 2 Pilihan Kontrasepsi Pria yang Aman dan Efektif Cegah Kehamilan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.