Kompas.com - 11/12/2021, 20:50 WIB

1. Perhatikan posisi tidur

Dr. Bang mengatakan jika leher kaku pastikan posisi tidur sudah benar.

Risiko leher kaku akan semakin besar jika seseorang terlalu sering tidur dengan posisi tengkurap.

“Ketika Anda tidur tengkurap, seringkali Anda akan berakhir dengan memutar kepala ke satu arah atau yang lain selama berjam-jam,” kata Dr. Bang.

"Tidur tengkurap juga dapat memengaruhi punggung bagian bawah karena perut tenggelam ke tempat tidur, tambahnya.

2. Postur menghadap komputer yang benar

Agar terhindar dari leher kaku, letakkan layar komputer sejajar dengan mata. Kemudian, duduklah secara tegak dan hindari memiringkan atau memutar kepala ke bawah atau ke samping saat menggunakan komputer.

Di tengah aktivitas menatap layar komputer, berikanlah jeda waktu agar leher tidak tegang. Hal ini juga bisa dilakukan ketika terlalu lama menatap layar ponsel pintar.

Berapa lama leher kaku berlangsung?

Ada sejumlah faktor yang memengaruhi lamanya leher kaku, diantaranya jenis cedera yang menyebabkan nyeri leher akut, kecelakaan mobil, cedera olahraga, atau tarikan otot yang berlebih.

“Seringkali gejala dapat hilang selama beberapa bulan jika kita berhenti melakukan perilaku yang menyinggung,” kata Dr. Bang.

Nyeri leher akibat kecelakaan mobil bisa berlangsung lama. Tetapi rasa sakit biasanya akan hilang selama beberapa bulan. Namun, jika Anda tidak mengubah kebiasaan yang menyebabkan sakit leher, seperti menggunakan monitor komputer dengan buruk, itu akan bertahan lama.”

Jika rasa sakit berlanjut dan mengganggu aktivitas sehari-hari cobalah untuk menjalani perawatan apa pun yang bisa dicoba untuk meredakan leher kaku.

"Jika Anda mencoba beberapa hal sendiri dan setelah dua bulan tidak hilang, maka mungkin sudah waktunya untuk menemui dokter dan mencari tahu apakah ada masalah mendasar atau ada beberapa perilaku yang perlu diubah," imbuh Dr. Bang.

 Baca juga: Benarkah Sakit pada Leher Bisa Disebabkan oleh Ponsel?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.