Kompas.com - 14/12/2021, 10:55 WIB
Editor Wisnubrata

JAKARTA, KOMPAS.com - Sepatu bot Dr. Martens pertama diluncurkan pada tanggal 1 April 1960. Sepatu yang kemudian dikenal sebagai seri 1460 (sesuai tanggal lahirnya) ini memiliki jahitan benang warna kuning, sol beralur dan heel-loop, ciri khas Dr. Martens.

Sepatu 1460 adalah bot untuk pekerja, yang awalnya dipakai oleh tukang pos dan polisi. Namun karena nyaman dipakai, tahan lama, dan ringan, sepatu jenis ini dipakai beragam individu, dari musisi hingga kelompok.

Sepatu Dr. Martens bahkan dijadikan identitas kelompok-kelompok tertentu, dan dipakai sebagai simbol perlawanan, kebebasan, hingga kreativitas.

Bukan hanya seri 1460, Dr. Martens juga membuat berbagai jenis sepatu dan melakukan banyak kolaborasi, terutama dua tahun belakangan ini.

Berawal dari pabrik Northamptonshire, di desa Wollaston, kini sepatu Dr. Martens bisa ditemukan di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Kabar terbarunya, Dr. Martens membuka gerai ke enam di Indonesia, tepatnya di Kota Kasablanka, Jakarta pada bulan November 2021.

Gerai ini merupakan toko Dr. Martens terbesar dan terlengkap di Indonesia dengan luas 111 meter persegi.

Gerai Dr. Martens di Kota Kasablanka Gerai Dr. Martens di Kota Kasablanka
Mulai dari koleksi Autumn Winter 2021 terbaru hingga koleksi klasik bisa ditemukan di sana. Selain itu kita juga bisa menemukan koleksi aksesoris seperti tas, kaos kaki, tali sepatu dan insole.

Bagi mereka yang mencari koleksi kolaborasi dari Dr. Martens x Basquiat, Dr. Martens x King Nerd, dan Dr. Martens x Keith Haring, juga tersedia. Bahkan beberapa sepatu Dr. Martens Made in England juga ada, termasuk yang menggunakan kulit kuda dari Horween Leather.

Baca juga: Dua Karya Terkenal Basquiat Kembali Menghiasi Sepatu Dr. Martens

Desain unik dari Muklay

Gerai Dr. Martens yang berlokasi di Ground Floor Kota Kasablanka ini memiliki desain yang berbeda dari gerai-gerai sebelumnya, salah satunya berkat kolaborasi dengan mural artist, Muchlis Fachri, alias Muklay.

Gerai Dr. Martens di Kota Kasablanka Gerai Dr. Martens di Kota Kasablanka
Salah satu sisi gerai digambari Muklay dengan karya yang berjudul “Jakarta Belong To Us”. Menurut Muklay, selama pengerjaan mural ini dia mendapatkan pengetahuan baru bahwa Dr. Martens memiliki konsep “break in” dimana semakin lama sepatu digunakan, sepatu akan menyesuaikan bentuk dengan kaki pemakainya.

Hal ini menurutnya sangat sesuai dengan kota Jakarta dimana banyak sekali orang dari luar yang berdatangan untuk tinggal dan mencoba untuk “fit in” dengan kehidupan kota Jakarta.

Mural berukuran 2 x 1.5 m ini membuat interior gerai Dr. Martens Kota Kasablanka unik dibandingkan gerai-gerai Dr. Martens lainnya.

Dr. Martens secara global memang memilih beberapa gerai spesial untuk memiliki disain unik dan spesifik bekerja sama dengan artis-artis lokal.

Bagaimana, tertarik berkunjung?

Baca juga: Dr Martens Rilis Sandal hingga Sepatu Berhias Emas dan Perak

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.