Kompas.com - 17/12/2021, 20:06 WIB

KOMPAS.com - Kim Jong Un, pemimpin Korea Utara viral jadi pembahasan di media sosial karena melarang warganya tertawa selama 11 hari.

Aturan tersebut ditetapkan dalam rangka masa berkabung guna mengenang 10 tahun kematian Kim Jong Il, ayah sekaligus pendahulunya.

Warga negara komunis itu secara tegas dilarang tertawa dan minum alkohol selama periode tersebut. Bahkan warga Korea Utara akan dilarang berbelanja bahan makanan tepat di hari kematiannya, 17 Desember.

“Selama masa berkabung, kita tidak boleh minum alkohol, tertawa, atau melakukan kegiatan rekreasi,” kata seorang warga Korea Utara kepada Radio Free Asia (RFA), seperti dimuat di Kompas.com pada Jumat (17/12/2021). 

Warga yang mengalami musibah pribadi di periode tersebut, seperti anggota keluarga yang meninggal, juga dilarang menangis dengan keras. Selain itu, jenazahnya juga harus segera dibawa keluar rumah.

Demikian pula masyarakat yang mengalami momen menyenangkan seperti ulang tahun atau pernikahan juga dilarang bersuka ria.

Tidak ada pernyataan yang jelas soal ancaman hukuman bagi yang melanggar. Namun berkaca pada pengalaman di masa lalu, warga yang melanggar aturan berkabung kolektif ini akan dutangkap polisi dan menerima hukuman yang mengerikan.

Aturan ini tentunya membuat masyarakat dunia terheran-heran, termasuk pengguna media sosial. Banyak yang menilai aturan ini berlebihan dan tidak masuk akal untuk diterapkan kepada seluruh warga.

Netizen di Twitter bahkan berkelakar jika aturan Kim Jong Un ini merupakan bentuk nyata dari slogan legendaris grup komedian Warkop DKI, "tertawalah sebelum tertawa itu dilarang".

"Pantesan Warkop DKI dulu pernah bilang: tertawalah sebelum tertawa itu dilarang.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.