Kompas.com - 20/12/2021, 11:38 WIB

Apabila kita tidak meminum obat tekanan darah secara teratur dan tekanan darah meningkat, saatnya untuk kembali meminum obat untuk mengelola tekanan darah.

"Itulah pesan dari studi ini, jangan abaikan kondisi medis kronis kita, terutama penyakit kardiovaskular," kata Laffin.

Dosis obat tekanan darah bisa berubah

Laffin menjelaskan, tekanan darah dapat meningkat seiring bertambahnya usia. Hal itu ada kaitannya dengan pengerasan arteri pada tubuh kita.

Jika kita sudah mengonsumsi obat pengendali tekanan darah, konsultasikan ke dokter untuk memastikan dosis atau formula yang dikonsumsi sudah tepat.

"Hal ini dapat dikaitkan dengan gaya hidup kita. Gaya hidup tidak sama dari waktu ke waktu, sehingga obat yang kita minum juga tidak sama. Perubahan obat seringkali berjalan seiring perubahan gaya hidup," jelas Laffin.

Menurut Laffin, stres dapat sedikit berkontribusi pada peningkatan angka tekanan darah.

"Peningkatan tekanan darah sesekali karena situasi stres tidak terlalu berbahaya. Tapi secara kronis, tekanan darah tinggi adalah kondisi yang mengkhawatirkan."

Baca juga: Latihan Pernapasan 5 Menit Sehari, Turunkan Tekanan Darah

Tekanan darah tinggi memperparah Covid-19

Studi yang dilakukan Laffin beserta tim memang tidak meneliti hubungan antara tekanan darah tinggi dan Covid-19.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.