Kompas.com - 20/12/2021, 17:36 WIB

KOMPAS.com - Seiring waktu, penderita penyakit jantung dan pembuluh darah semakin meningkat. Bahkan penyakit jantung masih menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia.

"Penyakit jantung menjadi penyebab kematian pertama di Indonesia."

Demikian dikatakan Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (Perki)) Kota Bandung, Syarief Hidayat di Bandung, Senin (20/12/2021).

Syarief menjelaskan, berdasarkan temuan terbaru, penyakit ini jadi penyebab sepertiga dari seluruh kematian yang ada di dunia pada tahun 2019. Jumlah kematiannya juga terus meningkat.

Pada 2020, hampir 10 juta orang di seluruh dunia meninggal akibat penyakit jantung. Angka ini belum termasuk angka di 2021.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan memprediksi pada 2030 mendatang orang yang meninggal akibat penyakit jantung bisa menyentuh angka 50 juta per tahun.

Sedangkan jumlah dokter spesialis jantung dibanding masyarakat yang harus dilayani masih sangat kurang.

Berdasarkan catatan Perki, jumlah dokter kardiovaskular hanya 860 orang. Jumlah itu pun kebanyakan berada di Jawa.

Aplikasi Jantungku

Berangkat dari kondisi inilah, maka dibuat aplikasi Jantungku.

Aplikasi ini diharapkan memudahkan pasien atau masyarakat mencegah dan berkonsultasi mengenai penyakit jantung.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.