Kompas.com - 21/12/2021, 16:00 WIB

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan tahun 1956 oleh Swarthmore College Psychologist, partisipan mempunyai garis merah yang berbeda yang bergantung pada pendapat orang-orang di sekelilingnya.

Baca juga: Supaya Teman Online Bisa Jadi Sahabat, Begini Caranya

Sementara itu, penelitian lain juga mengatakan hal yang sama.

Suka atau tidak suka, otak secara otomatis akan menyesuaikan cara berpikir agar sesuai dengan teman-teman di sekitar.

Walau demikian, ada sisi positif dari semua ini. Sebab, seseorang tidak pernah memiliki alasan yang lebih meyakinkan untuk mengelilingi dirinya dengan orang-orang yang sukses dan cerdas.

Mereka pasti akan memberimu dorongan kecerdasan. "Ketika kita memilih orang yang kita inginkan, kita memilih orang yang kita inginkan," tulis Inc.com.

"Pilihlah dengan bijak. Semakin banyak alasan untuk mulai menjalin persahabatan seumur hidup sekarang."

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber rd.com
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.