Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 21/12/2021, 19:41 WIB


KOMPAS.com - Vaksinasi Covid-19 secara luas sangat penting untuk mencegah mutasi virus dan mencapai kekebalan kelompok (herd imunity). Itu berarti pencapaian vaksinasi minimal perlu 70 persen dari sasaran vaksinasi, termasuk anak.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementrian Kesehatan, Maxi Rein Rondonuwu menyampaikan bahwa pelaksanaan vaksin untuk anak telah dimulai dari wilayah dengan cakupan vaksinasi dosis pertama di atas 70 persen dan vaksinasi lansia di atas 60 persen.

"Pelaksanaan vaksin untuk anak 6-11 tahun berjalan lancar, aman, dan peminatnya makin lama makin banyak. Sasarannya 26.5 juta masih jauh, namun ini baru minggu pertama," kata Maxi dalam dialog produktif media center Forum Merdeka Barat - KPCPEN yang dilakukan secara virtual (20/12).

Baca juga: Vaksinasi Anak 6-11 Tahun di Jabar Mulai Akhir Bulan dan Awal Tahun

Walau pun anak-anak secara umum memiliki gejala yang ringan jika terinfeksi Covid-19, namun mereka tetap bisa mengalami gejala berat dan harus dirawat.

"Terutama anak dengan komorbid, misalnya penyakit jantung bawaan, diabetes, dan asma," ujar profesor Sri Rejeki Hadinegoro, dalam acara yang sama.

Selain itu, anak-anak tetap bisa menularkan virus ke orang sekitar, termasuk anggota keluarga lansia. Bahkan ada risiko anak menjadi super spreader.

"Vaksinasi pada anak ada keuntungan untuk diri sendiri dan orang lain. Apalagi anak-anak bersiap PTM, maka vaksinasi perlu dilakukan. Anak-anak ini harus imun supaya tidak tular-menular," kata dokter yang menjadi Ketua Indonesian Techincal Advisory Group on Immunization ini.

Sementara itu, anggota satgas imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia, dr.Cissy RS Prawira Kartasasmita Sp.A mengatakan, vaksinasi akan membuat anak lebih kuat imunnya sehingga jika terkena Covid-19 pun gejalanya lebih ringan.

Baca juga: Vaksin Covid-19 Anak 6-11 Tahun Dimulai, Ketahui 4 Fakta Pentingnya

Mengenai persiapan vaksinasi untuk anak, Cissy mengatakan agar anak dalam kondisi sehat.

"Malamnya cukup tidur. Anak juga harus diberi tahu akan divaksinasi. Umumnya anak-anak sudah tahu karena biasanya sudah ada program imunisasi rutin di sekolah," kata Cissy dalam konferensi pers KPCPEN (21/12).

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.