Kompas.com - 23/12/2021, 05:00 WIB

Studi tersebut memantau sebanyak 1.781 orang Amerika Serikat yang menggunakan timbangan yang terhubung ke internet.

Para peneliti melihat seluruh peserta selama setahun penuh untuk melihat seberapa besar berat badan yang diperoleh dan dikurangi oleh peserta.

Berdasarkan temuan studi, terlihat peningkatan berat badan dimulai setelah masa liburan Thanksgiving, dengan rata-rata kenaikan berat badan sebesar 0,1 persen.

Peningkatan berat badan cenderung melesat di beberapa minggu terakhir bulan Desember, dan mencapai puncak di tahun baru.

Rata-rata peserta yang melakukan diet kehilangan setengah dari berat badan yang mereka peroleh pada bulan Januari tahun berikutnya.

Namun setelah itu berat badan mereka bertahan hingga sekitar bulan Mei.

Berat badan peserta tidak akan menurun secara konsisten pada bulan Juni, dan akhirnya mencapai titik terendah di akhir Oktober.

Hampir semua jenis diet yang dijalani para peserta tidak bekerja dengan baik.

Lima tahun setelah menerapkan satu pola diet, berat badan sekitar 40 persen orang meningkat lebih banyak daripada yang sudah mereka turunkan.

Berbagai penelitian menunjukkan, tubuh manusia pada dasarnya memiliki titik setel atau set point dalam hal berat badan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Sumber popsci.com
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.