Kompas.com - 24/12/2021, 19:30 WIB

Sedangkan, orang Romawi menempatkannya di sekitar kuil untuk menghormati Saturnus sebagai Dewa Pertanian.

Seiring berjalannya waktu, pohon cemara mulai digunakan sebagai pohon Natal di Tallinn, Estonia, dan Riga di Latvia.

Pada abad ke-16, orang-orang Kristen di Jerman membawa pohon-pohon itu ke dalam rumah mereka sebagai simbol kehidupan abadi.

Tradisi ini kemudian sampai di telinga Ratu Victoria dan ia meminta suaminya yang berkebangsaan Jerman, Pangeran Albert, untuk memasang pohon Natal di istana.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Sumber rd.com
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.