Kompas.com - 28/12/2021, 12:00 WIB

KOMPAS.com - Gaya dan cara seseorang ketika menjadi pemimpin, sangat memengaruhi kebiasaan memimpinnya. Inilah yang menjadi faktor kesuksesan pemimpin di mata orang lain.

Bagi beberapa orang, pemimpin yang baik adalah sosok yang mau mendengarkan orang lain dan punya kerelaan serasa sepenanggungan.

Sedangkan, sebagian orang lainnya menyakini pemimpin yang baik adalah orang yang mau belajar dari kesalahan dan mengakui kekurangan dalam dirinya.

Lantas, apakah dua hal ini cukup menjadikan seseorang sebagai pemimpin yang baik? Ternyata, jawabannya tidak.

Baca juga: Benarkah Pemimpin Perempuan Lebih Unggul Hadapi Krisis?

Ketika memimpin, seseorang harus mengetahui kebiasaan apa saja yang membuat kepemimpinannya berjalan efektif.

Hal ini dijelaskan langsung oleh Mike Malatesta, seorang penulis sekaligus konsultan kewirausahaan sebagaimana dilansir dari Inc.com.

Ia menjelaskan, kepemimpinan yang efektif adalah penerapan secara konsisten dari serangkaian kebiasaan yang menentukan bagaimana seseorang tampil dan menentukan harapan orang lain kepadanya.

Lalu, bagaimana menjalankan kepemimpinan yang efektif menurut Malatesta?

Berikut ini jawabannya.

1. Bersikap tenang

Mungkin ada beberapa situasi yang bisa membuat seorang pemimpin naik pitam. Hal ini bisa disebabkan oleh kejadian tak terduga yang membuat segalanya menjadi serba salah.

Ketika ada masalah yang bisa berakhir menjadi semrawut, pemimpin perlu mengambil pendekatan yang tepat walau banyak orang sudah mengetahui apa yang terjadi.

Tetap bersikap tenang di hadapan orang lain ketika masalah datang dan jangan berperilaku berlebihan.

Sikap ini tidak hanya untuk meredakan situasi, tetapi juga untuk membuat emosi mudah diatur.

2. Jadilah diri sendiri

Pemimpin punya peran penting bagi kelompok yang dipimpinnya.

Menurut Malatesta, hal penting yang harus dilakukan seorang pemimpin adalah menjadi dirinya sendiri. Dan, ini menjadi jaminan jangka panjang bagi semua pemimpin.

Ia mengatakan, ketika seseorang menjadi dirinya sendiri, ia tidak akan kehilangan apa pun.

3. Beri kesempatan

Berkaca dari pengalaman Malatesta, ia mengungkapkan tidak ada yang suka dengan orang yang sok tahu segalanya.

Sayangnya, banyak pemimpin tidak menyadari hal ini dan merasa paling tahu, apalagi ketika rapat dengan stafnya.

Pemimpin suka dibilang benar, termasuk saat orang-orang di sekitarnya ikut setuju.

Baca juga: Pentingnya Kemampuan Mendengar bagi Seorang Pemimpin

Malatesta menyampaikan, sebaiknya seorang pemimpin memberikan kesempatan bagi stafnya untuk berpikir dan berkontribusi dan membiarkan mereka mencari cara untuk menyelesaikan masalah.

4. Menghargai orang lain

Kesadaran diri seorang pemimpin sangatlah penting. Apabila ia mau berbicara, maka ia juga harus siap menyimak perkataan orang lain.

Untuk itu, seorang pemimpin harus memberikan perhatian penuh sebagai sesuatu yang penting dan berharga kepada orang lain.

Pemimpin yang baik ketika berbincang akan menjauh dari komputer, meminggirkan ponsel pintarnya, dan tetap menyimak apa yang disampaikan lawan bicaranya.

5. Tegas

Tugas seorang pemimpin tidak harus membuat semua keputusan. Hanya beberapa keputusan penting yang harus diambil.

Dan yang terpenting, tegaslah pada diri sendiri untuk tidak mementingkan pribadi dan tetap mengingat kepentingan orang lain.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Inc.com
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.